Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Program PEKA Dorong Ahli Waris Pekerja Bangun Usaha Mandiri

Rika Riyanti • Jumat, 10 Juli 2026 | 18:33 WIB
MANDIRI: BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah sebagai bagian dari penguatan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan
MANDIRI: BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah sebagai bagian dari penguatan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan

 

BALIEXPRESS.ID – Upaya mendorong kemandirian ekonomi keluarga pekerja terus diperkuat melalui Program Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian (PEKA).

Program ini memberikan pelatihan, pendampingan usaha, serta penguatan literasi dan inklusi keuangan kepada 52 ahli waris pekerja di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) agar mampu membangun usaha produktif dan memiliki sumber penghasilan berkelanjutan.

Program tersebut diselenggarakan BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank NTB Syariah sebagai bagian dari penguatan manfaat jaminan sosial ketenagakerjaan yang tidak hanya berfokus pada pemberian santunan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi keluarga penerima manfaat.

Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, mengatakan sinergi dengan Bank NTB Syariah merupakan bentuk komitmen bersama untuk menghadirkan perlindungan yang lebih menyeluruh bagi keluarga pekerja.

Baca Juga: Liburan di Bali Makin Bermakna, tiket.com Rekomendasikan 5 Hotel Ramah Lingkungan lewat tiket Green

"Kami menyampaikan apresiasi kepada Bank NTB Syariah yang hari ini bersama-sama membangun kolaborasi dan sinergi dalam pelaksanaan Program PEKA. Kolaborasi ini menjadi bentuk nyata komitmen bersama untuk menghadirkan perlindungan yang tidak berhenti pada pembayaran manfaat, tetapi juga membantu keluarga peserta agar mampu bangkit dan mandiri secara ekonomi," ujar Saiful.

Ia menjelaskan, Program PEKA dirancang agar manfaat jaminan sosial tidak hanya digunakan untuk memenuhi kebutuhan jangka pendek, tetapi juga menjadi modal dalam membangun usaha yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Menurut Saiful, program tersebut merupakan implementasi konsep value beyond protection, yakni menghadirkan perlindungan yang tidak hanya berupa pembayaran manfaat saat risiko terjadi, tetapi juga pendampingan agar peserta dan keluarganya dapat kembali produktif.

"Program PEKA dijalankan melalui prinsip 3P, yaitu Pelatihan, Produktivitas, dan Profit, sehingga para penerima manfaat memperoleh keterampilan, mampu mengembangkan usaha produktif, serta memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan yang berkelanjutan," tambahnya.

 

Saiful juga memaparkan bahwa manfaat BPJS Ketenagakerjaan telah dirasakan masyarakat NTB.

Sepanjang 2025, lembaga tersebut telah membayarkan manfaat sebesar Rp430,93 miliar untuk 50.006 klaim peserta dan ahli waris.

Sementara hingga Juni 2026, sebanyak 29.554 klaim telah diselesaikan dengan total pembayaran manfaat mencapai Rp259,05 miliar.

Ia menilai besarnya manfaat yang disalurkan perlu diimbangi dengan edukasi dan pendampingan sehingga mampu memberikan dampak ekonomi yang lebih luas, baik bagi keluarga penerima manfaat maupun pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Bluebird dan Koptax Ngurah Rai Bali  Perkuat Mobilitas melalui Kolaborasi Ekosistem Lokal 

"Kami berharap seluruh penerima manfaat dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh, mengelola manfaat secara bijak, serta memanfaatkan pendampingan yang diberikan untuk membangun usaha yang produktif. Keberhasilan perlindungan tidak hanya diukur dari besarnya santunan yang dibayarkan, tetapi juga dari dampak nyata yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga pekerja," ucap Saiful.

Direktur Utama Bank NTB Syariah, Nazaruddin, menyatakan pihaknya mendukung kolaborasi tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui peningkatan literasi keuangan dan akses pembiayaan.

"Akses terhadap permodalan sudah tersedia melalui berbagai produk pembiayaan yang dapat mereka manfaatkan. Tadi juga sudah kami serahkan bantuan melalui Program Tunas, nilainya sekitar Rp10 juta dan sudah berjalan sekitar satu bulan. Ke depan mungkin akan ada skema yang lebih mikro lagi. Yang paling penting, UMKM yang kami dampingi harus benar-benar menjadi produktif," ujar Nazaruddin.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Muazzim Akbar yang memberikan dukungan terhadap pelaksanaan Program PEKA.

Baca Juga: Kemakmuran perspektif Sarasamuscaya: Kekayaan tak hanya Berupa Harta, Keseimbangan Menjadi Tujuan

Program ini menjadi bagian dari strategi BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas manfaat jaminan sosial melalui pendekatan yang tidak hanya berorientasi pada perlindungan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi keluarga pekerja.

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Bali Denpasar, Adventus Edison Souhuwat, menegaskan Program PEKA diharapkan mampu menciptakan manfaat jangka panjang bagi ahli waris peserta.

“Kami ingin para ahli waris tidak hanya menerima santunan, tetapi juga memiliki kesempatan membangun usaha dan memperoleh penghasilan yang berkelanjutan. Kolaborasi dengan berbagai pihak menjadi kunci agar program tersebut benar-benar menjawab kebutuhan peserta," ujar Adventus Edison Souhuwat.

Ia menambahkan, BPJS Ketenagakerjaan berkomitmen memastikan santunan yang diterima peserta maupun ahli waris dapat menjadi awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik.

“Kami ingin memastikan manfaat yang diterima peserta dan ahli waris dapat menjadi titik awal untuk membangun kembali kehidupan yang lebih baik. Melalui Program PEKA, kami berharap para ahli waris memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan kesempatan untuk mengembangkan usaha sehingga mampu menciptakan sumber penghasilan yang berkelanjutan," ungkapnya.

Selain itu, Adventus juga mengajak seluruh pekerja dan pemberi kerja di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur (Banuspa) untuk memastikan kepesertaan dalam program BPJS Ketenagakerjaan sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja beserta keluarganya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#peka #jaminan sosial #bpjs ketenagakerjaan #denpasar