Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Amor ing Acintya! Pemuda 19 Tahun Tewas Usai Motor Tabrak Bus Pariwisata di Jembrana

Gede Riantory Warmadewa • Sabtu, 11 Juli 2026 | 06:39 WIB
Kendaraan Honda Scoopy DK 3976 ZQ yang terlibat kecelakaan di Jalan Denpasar–Gilimanuk, Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. (ist)
Kendaraan Honda Scoopy DK 3976 ZQ yang terlibat kecelakaan di Jalan Denpasar–Gilimanuk, Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo. (ist)

BALIEXPRESS.ID – Kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di Jalan Umum Denpasar–Gilimanuk, tepatnya di Banjar Munduk, Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, Kabupaten Jembrana.

Seorang pemuda berusia 19 tahun meninggal dunia di lokasi kejadian setelah sepeda motor yang dikendarainya bertabrakan dengan sebuah bus pariwisata.

Korban diketahui bernama Kadek Merta,19, warga Banjar Sawe, Desa Batuagung. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy bernomor polisi DK 3976 ZQ.

Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Biodiesel B50, Indonesia Hentikan Impor Solar dan Perkuat Swasembada Energi

Kendaraan yang terlibat merupakan bus pariwisata Vios Trans bernomor polisi AD 7152 OD yang dikemudikan Nurman Atmaja,36, warga Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Kapolsek Mendoyo, Kompol I Wayan Sartika, membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengatakan kecelakaan terjadi sekitar pukul 02.00 Wita dan penanganannya kini dilakukan oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Jembrana.

“Benar telah terjadi kecelakaan lalu lintas antara sepeda motor Honda Scoopy dengan sebuah mobil bus di Jalan Denpasar–Gilimanuk wilayah Banjar Munduk, Desa Pohsanten,” ujarnya.

Baca Juga: Fraksi DPRD Bali Kompak Pertanyakan SiLPA Rp712 Miliar dalam APBD 2025

Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, bus melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar di ruas jalan yang lurus. Pada saat bersamaan, sepeda motor korban datang dari arah berlawanan.

Menurut Sartika, sebelum tabrakan terjadi korban diduga berusaha mendahului sebuah truk yang berada di depannya.

Baca Juga: 295 Penunggak Pajak di Bali Kena Blokir Rekening dan Sertifikat Elektronik

“Pada saat bersamaan, sepeda motor Honda Scoopy yang datang dari arah berlawanan diduga berusaha mendahului sebuah truk yang berada di depannya,” jelasnya.

Saat melakukan manuver menyalip, korban diduga masuk ke jalur kanan hingga bertabrakan secara frontal dengan bus pariwisata yang datang dari arah berlawanan. Benturan keras tidak dapat dihindari.

“Benturan keras mengakibatkan pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian,” tambahnya.

Akibat kecelakaan tersebut, sepeda motor Honda Scoopy mengalami kerusakan berat pada bagian depan hingga hancur.

Sementara bus pariwisata mengalami kerusakan pada bemper depan sebelah kiri serta kaca depan yang retak akibat benturan.

Polisi masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan tersebut.

Kerugian material akibat insiden itu diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta.

“Selain mengakibatkan korban jiwa, kerugian material akibat kecelakaan diperkirakan mencapai sekitar Rp20 juta,” pungkas Sartika. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#tabrak bus #kecelakaan #jembrana