Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

KMP Bintang Balikpapan Hendak Sandar di Gilimanuk, Sopir Bus Ditemukan Meninggal

Gede Riantory Warmadewa • Rabu, 15 Juli 2026 | 07:02 WIB
Bus Putra Pandawa Karya saat berada di atas KMP Bintang Balikpapan yang bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (14/7/2026). (ist)
Bus Putra Pandawa Karya saat berada di atas KMP Bintang Balikpapan yang bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk, Selasa (14/7/2026). (ist)

BALIEXPRESS.ID – Seorang sopir bus asal Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, ditemukan meninggal dunia di atas KMP Bintang Balikpapan saat kapal hendak bersandar di Dermaga MB 3 Pelabuhan Gilimanuk, Kecamatan Melaya, Kabupaten Jembrana, Selasa (14/7/2026).

Korban diketahui bernama Supriyanto, pengemudi Bus Putra Pandawa Karya bernomor polisi K 7576 OC.

Ia ditemukan sekitar pukul 07.30 Wita dalam kondisi tidak bernyawa di dalam bus yang berada di atas kapal.

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Pencegahan PHK Lewat Satgas PHK, Magang, dan Vokasi

Menurut informasi yang dihimpun, peristiwa itu pertama kali diketahui oleh sopir cadangan yang berusaha membangunkan korban untuk bersiap turun dari kapal.

Korban tidak memberikan respons sehingga kejadian tersebut segera dilaporkan kepada nahkoda kapal.

Nahkoda KMP Bintang Balikpapan langsung menghubungi layanan medis. Sekitar pukul 07.47 Wita, personel Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk bersama petugas Karantina Kesehatan mengevakuasi korban ke Puskesmas II Melaya (Puskesmas Gilimanuk).

Baca Juga: Anjing Diduga Rabies Gigit Tiga Orang di Bangli, Salah Satunya Turis Tiongkok

Hasil pemeriksaan medis menyatakan korban telah meninggal dunia saat tiba di puskesmas.

Dari pemeriksaan awal, petugas menemukan adanya tanda-tanda kaku mayat dan lebam mayat. Namun, tidak ditemukan indikasi adanya kekerasan pada tubuh korban.

Baca Juga: Bahas SiLPA, Komisi III DPRD Badung Gelar Raker

Penyebab pasti kematian masih menunggu pemeriksaan lebih lanjut. Autopsi akan dilakukan apabila telah memperoleh persetujuan dari pihak keluarga.

Kapolres Jembrana AKBP Kadek Citra Dewi Suparwati melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk AKP Gusti Kade Alit Murdiasa mengatakan, pihaknya langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan, mulai dari mendatangi lokasi, membantu proses evakuasi, berkoordinasi dengan tenaga medis, hingga menghubungi keluarga korban melalui operator bus.

“Personel kami segera merespons laporan yang diterima dengan membantu proses evakuasi, berkoordinasi dengan tenaga medis, serta memastikan seluruh tahapan penanganan dilakukan sesuai prosedur,” ujarnya.

Selanjutnya, sekitar pukul 14.00 Wita, jenazah korban diberangkatkan dari Puskesmas II Melaya menuju Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, menggunakan ambulans milik Yayasan Wadah Silaturahmi Ubung Denpasar. Ambulans kemudian menyeberang melalui Dermaga II Pelabuhan Gilimanuk menggunakan KMP Amora.

Alit Murdiasa menyampaikan belasungkawa atas meninggalnya korban dan memastikan seluruh proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur. “Kami turut berduka cita atas meninggalnya korban,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
sopir bus meninggal KMP Bintang Balikpapan pelabuhan gilimanuk