Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Perhelatan Pilkel 2026, Dua Tokoh Daftar Bakal Calon Perbekel Sayan

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 17 Juli 2026 | 11:56 WIB
TOKOH : Dua Tokoh di Desa Sayan Daftar Pencalonan Pemilihan Perbekel 2026.
TOKOH : Dua Tokoh di Desa Sayan Daftar Pencalonan Pemilihan Perbekel 2026.

BALIEXPRESS.ID – Dinamika Pemilihan Perbekel (Pilkel) Desa Sayan mulai menghangat. Hingga tahapan pendaftaran bakal calon, dua tokoh yang telah lama dikenal masyarakat menyatakan kesiapan untuk bertarung memperebutkan kursi Perbekel Sayan. Mereka adalah Kelihan Dinas Banjar Sindu Sayan, Made Suwitra, dan Penjabat (Pj) Perbekel Sayan, Ketut Gde Kesumawijaya.

Majunya dua figur yang sama-sama memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan dan pelayanan masyarakat ini diperkirakan akan menghadirkan kontestasi yang menarik. Salah satu yang menjadi sorotan adalah keputusan Ketut Gde Kesumawijaya yang saat ini masih menjabat sebagai Pj Perbekel Sayan untuk ikut mendaftarkan diri sebagai bakal calon perbekel definitif pada Jumat (17/7). 

Ketut Gde Kesumawijaya mengusung visi besar yakni “Terwujudnya Pemerintahan Desa Sayan dengan Pariwisata Berkelanjutan, Berkualitas, Berbudaya, Inklusif, dan Berdikari untuk Mandiri demi Kesejahteraan Seluruh Masyarakat.” Visi tersebut lahir dari keyakinannya bahwa Desa Sayan memiliki potensi luar biasa, baik dari sisi budaya, sumber daya manusia, maupun sektor pariwisata yang telah menjadi identitas desa.

Menurut Kesumawijaya, pemerintahan desa harus menjadi fondasi utama dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, salah satu misi yang diusungnya adalah menghadirkan tata kelola pemerintahan yang bersih, jujur, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Pelayanan publik yang cepat, ramah, dan adil menjadi prioritas, disertai keterbukaan dalam pengelolaan anggaran desa.

Baca Juga: Tiga Pasar Tradisi di Karangasem Masuk Revitalisasi, Pemkab Gelontorkan Rp853 Juta

“Kami ingin membangun pemerintahan yang terbuka dan dapat dipercaya masyarakat. Semua program dan penggunaan anggaran harus dapat dipertanggungjawabkan serta dijalankan sesuai aturan yang berlaku dan nilai-nilai adat budaya yang diwariskan leluhur Desa Sayan,” ujarnya.

Selain itu, Kesumawijaya menilai keberhasilan pembangunan desa tidak dapat dilakukan oleh pemerintah desa semata. Karena itu, ia berkomitmen memperkuat sinergi dengan seluruh kelembagaan yang ada di Desa Sayan, mulai dari Desa Adat, BPD, Banjar Adat, Subak, hingga berbagai kelompok masyarakat. Menurutnya, pembangunan akan berjalan lebih efektif apabila seluruh elemen desa dilibatkan dalam proses perencanaan, pengambilan keputusan, hingga pengawasan.

Di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, Kesumawijaya menekankan pentingnya membangun desa yang mandiri. Ia berencana mengoptimalkan seluruh potensi desa secara berkelanjutan untuk meningkatkan pendapatan asli desa serta memperkuat usaha-usaha masyarakat. Pembangunan infrastruktur pendukung kegiatan sosial, budaya, dan ekonomi juga menjadi bagian dari program yang akan didorong apabila mendapat kepercayaan masyarakat.

“Desa Sayan memiliki modal besar untuk berkembang. Potensi alam, budaya, dan pariwisata harus dikelola secara bijaksana agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Tujuan akhirnya adalah meningkatkan kesejahteraan warga secara merata,” kata Kesumawijaya. 

Menariknya, keputusan Kesumawijaya maju dalam Pilkel Sayan juga berkaitan dengan perjalanan kariernya sebagai aparatur sipil negara. Ia mengungkapkan masih memiliki peluang melanjutkan karier hingga jenjang Ahli Madya, mengingat jabatan fungsional yang diembannya memungkinkan masa kerja hingga usia 60 tahun. Saat ini dirinya berada pada jenjang Ahli Muda Golongan IV/a.

“Masa kerja saya di pemerintah daerah masih terbuka karena jabatan fungsional sampai usia 60 tahun. Saya masih memiliki kesempatan naik ke Ahli Madya. Setelah Pilkel ini selesai, saya akan menentukan apakah melanjutkan ke jenjang Ahli Madya atau tetap cukup di Ahli Muda. Yang jelas saat ini saya ingin mengabdikan diri dan memberikan yang terbaik untuk Desa Sayan,” ungkapnya.

Dengan munculnya dua figur yang sama-sama memiliki rekam jejak pengabdian di tengah masyarakat, Pilkel Desa Sayan diperkirakan akan menjadi ajang adu gagasan tentang masa depan desa. Masyarakat kini menantikan tahapan selanjutnya untuk melihat siapa yang nantinya mendapat mandat memimpin Desa Sayan menuju pembangunan yang berkelanjutan dan berdaya saing. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika
pilkel sayan dua tokoh Daftar