BALIEXPRESS.ID – Pertumbuhan vila dan meningkatnya minat terhadap desain dapur modern mendorong permintaan peralatan dapur premium di Bali.
Kondisi tersebut membuat produsen home appliance FOTILE melihat Pulau Dewata sebagai salah satu pasar paling potensial di Indonesia, terutama untuk kebutuhan rumah tinggal dan vila.
National Head of Marketing FOTILE Indonesia Tommy Pratomo mengatakan Bali dipilih sebagai lokasi roadshow peluncuran produk terbaru perusahaan karena pertumbuhan pasar yang dinilai sangat positif selama satu dekade terakhir.
"Kami meyakini bahwa market di Bali itu sangat besar untuk kategori kitchen appliances seperti yang kami miliki ini. Terbukti dari penjualan-penjualan kita di Bali selama ini meningkat sangat tinggi sekali. Dari 10 tahun kami hadir di Indonesia, pertumbuhan penjualan itu sangat, sangat tinggi dan positif," kata Tommy saat peluncuran produk di Denpasar, Kamis (23/7).
Baca Juga: Ayah dan Anak asal Tabanan Curi 12 Motor di Denpasar dan Badung, Hasilnya Dipakai Judol
Menurutnya, perkembangan sektor properti pascapandemi menjadi salah satu faktor utama yang mendorong peningkatan permintaan perangkat dapur premium.
"Setelah masa pandemi ini kan memang banyak sekali pertumbuhan vila di sini. Produk kita memang terkenal di berbagai negara dan banyak market yang mempunyai selera internasional, mereka sudah pernah lihat ini di luar negeri dan ingin hadir di dalam vilanya, itu mereka memilih produk Fotile ini," ujarnya.
Ia menilai kondisi tersebut menjadi peluang besar bagi perusahaan untuk memperluas pasar di Bali.
"Karena itulah kita memilih launching ini di Pulau Bali, terutama di Denpasar. Harapan kami market di Bali ini semakin kenal dan semakin dekat dengan Fotile," imbuhnya.
Tommy menjelaskan, mayoritas permintaan di Bali justru berasal dari konsumen perorangan, khususnya pemilik rumah dan vila, bukan dari sektor restoran maupun hotel.
"Lebih banyak sebenarnya perorangan atau pemilik vila. Karena produk kami ini tidak untuk profesional, dalam artian tidak untuk restoran, tetapi memang hanya untuk di rumah. Fokus kami memang untuk kebutuhan di rumah tangga," jelasnya.
Dari sisi bisnis, FOTILE mencatat pertumbuhan penjualan tahunan secara nasional berada di kisaran 5-10 persen dan terus meningkat sejak perusahaan hadir di Indonesia.
"Growth kita itu setiap tahunnya bisa antara 5 sampai 10 persen dan itu senantiasa naik dari awal kita hadir," katanya.
Baca Juga: Badan Anggaran DPRD Tabanan Dorong Pemkab Tabanan Optimalkan Penggunaan Teknologi
Ia juga mengungkapkan Bali menjadi salah satu kontributor penjualan terbesar di wilayah Jawa Timur dan Indonesia Timur.
"Bali ini penyumbang penjualan yang tertinggi di regional ini. Bahkan untuk beberapa kategori toko, penjualan kita justru tertinggi secara nasional berasal dari cabang di Bali," ungkap Tommy.
Melihat karakter pasar tersebut, FOTILE tetap membidik segmen premium, terutama konsumen yang tidak hanya mempertimbangkan fungsi, tetapi juga estetika dapur.
"Yang kami sasar tentunya market menengah ke atas, di mana mereka tidak hanya membutuhkan fiturnya, tetapi juga butuh indahnya," kata Tommy.
Baca Juga: Pelaku Gunakan Nama Samaran, Anak 11 Tahun Jadi Korban Persetubuhan hingga Hamil di Klungkung
Ia menambahkan perusahaan tidak mengejar volume penjualan tinggi untuk produk premium, melainkan lebih fokus pada kualitas pembeli.
"Untuk di pasar premium ini tentunya kita tidak terlalu mematok terlalu tinggi untuk penjualan. Karena kita lebih melihat daripada quality buyer. Harganya juga dimulai dari Rp18 juta dan itu termasuk kategori top premium," ujarnya.
Dalam roadshow di Denpasar, FOTILE memperkenalkan cooker hood tersembunyi BIG9069G yang dilengkapi teknologi Smart Synchronize, serta tiga seri slim hood terbaru, yakni SLG9015, SLG7015, dan SLS7016.
Produk tersebut dirancang untuk mengikuti tren dapur modern yang mengedepankan fungsi sekaligus estetika interior.
Selain cooker hood, Tommy menyebut kompor gas menjadi salah satu produk dengan penjualan tertinggi di Bali.
"Terlaris tentunya antara cooker hood ini dan kompor gas. Kompor gas kita juga menjadi primadona di market karena mempunyai daya gas yang efisien. Power-nya besar, jadi gasnya lebih efisien. Itu sangat menarik terutama untuk market di Bali," katanya.(***)
Editor : Rika Riyanti