Tragis! Diduga Curi Ayam, Pria Tewas Diamuk Massa di Tabanan, Motor Dibakar

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Minggu, 26 Juli 2026 | 06:29 WIB
ilustrasi jenazah. (Jawa Pos.com)
ilustrasi jenazah. (Jawa Pos.com)

BALIEXPRESS.ID- Aksi main hakim sendiri hingga memakan korban jiwa terjadi di Kecamatan Baturiti, Kabupaten Tabanan.

Seorang lelaki berinisial KD tewas mengenaskan setelah diamuk masa karena diduga mencuri ayam milik warga Banjar Dinas Juwuk Legi, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti, Tabanan, Jumat (24/7/2026).

Sepeda motor milik KD juga juga tidak luput dari amukan masa. Sepeda motornya ludes dibakar massa pada Jumat dini hari.

Baca Juga: Koster Targetkan Bali Miliki Wall Panjat Tebing Bertaraf Internasional, Bidik Tuan Rumah World Climbing Series 2027

Peristiwa berdarah yang viral di media sosial ini diduga karena akumulasi keresahan dan kekesalan masyarakat setempat.

Di lokasi pemukiman warga marak kehilangan hewan ternak dalam beberapa waktu terakhir.

Aparat dari Polsek Baturiti yang menerima laporan dari warga setempat segera mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) sekitar pukul 02.00 WITA.

Baca Juga: Golfphoria 2026 Diikuti 312 Pegolf, Angkat Konsep Festival dan Ajukan Rekor Dunia

Saat petugas tiba, terduga pelaku telah meninggal dalam kondisi sangat mengenaskan.

Kasi Humas Polres Tabanan, Iptu Ni Luh Putu Wiwik Endrayani, mengatakan bahwa jajaran kepolisian langsung mengambil tindakan cepat dengan mengamankan TKP dan memisahkan massa yang masih tersulut emosi.

Baca Juga: Koster Apresiasi Desak Rita, Siap Dukung Wujudkan Cita-cita Jadi Dosen

"Personel mendatangi lokasi dan mendapati terduga pelaku dalam kondisi meninggal dunia," jelas Wiwiek, Sabtu (25/7/2026).

Polisi berhasil menyita barang bukti berupa satu ekor ayam yang diduga diambil oleh KD, satu bilah senjata tajam jenis golok, serta satu buah tas milik terduga pelaku yang berisi tang, ketapel, batu, dan sejumlah uang tunai.

Sepeda motor yang diduga dikendarai KD dalam kondisi hangus dibakar massa sebelum aparat tiba di lokasi.

Jenazah pria asal Buleleng itu dievakuasi ke RS Semara Ratih untuk penanganan medis dan keperluan autopsi.

"Pihak kepolisian juga langsung berkoordinasi dengan Tim Inafis Satreskrim Polres Tabanan guna melakukan olah TKP mendalam serta identifikasi sidik jari," lanjutnya.

Wiwiek menegaskan bahwa kasus ini masih dalam penyelidikan. Polisi masih mengumpulkan bukti-bukti lain berupa rekaman CCTV,  keterangan dari pemilik ayam dan saksi-saksi lainnya di sekitar TKP.

"Sampai saat ini pemeriksaan masih dilakukan terkait identifikasi terduga pelaku dan pendalaman kasus, masih dalam proses pendalaman, tim masih bekerja di lapangan," tambahnya. (*)

Editor : I Made Mertawan
main hakim sendiri Maling ayam tabanan