BALIEXPRESS. ID– Suasana penuh semangat terlihat di areal persawahan sekitar Banjar Tunon, Desa Singakerta, Ubud, saat puluhan siswa TK Lingkungan Puri Damai turun langsung ke sawah untuk belajar menanam padi. Kegiatan edukatif ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus sarana pembentukan karakter dan kesehatan anak sejak usia dini pada Jumat (31/7).
Para siswa tampak antusias menyentuh lumpur, menanam bibit padi, serta mengenal proses pertanian secara langsung. Kegiatan ini dirancang agar anak-anak tidak hanya memahami sumber pangan, tetapi juga memiliki kedekatan dengan alam dan lingkungan sekitar.
Pendiri TK Lingkungan Puri Damai, Ida Ayu Rusmarini, mengatakan pembelajaran di alam terbuka merupakan bagian penting dari konsep sekolah lingkungan yang selama ini diterapkan. Menurutnya, anak-anak perlu diberikan pengalaman nyata agar tumbuh menjadi generasi yang mencintai alam dan menghargai kerja para petani.
“Melalui kegiatan menanam padi, anak-anak belajar menghargai proses panjang sebelum makanan sampai di meja makan. Mereka juga belajar mencintai lingkungan sejak dini karena alam adalah guru terbaik bagi anak-anak,” ujarnya.
Perempuan yang juga sebagai Ketua Pemuda Panca Marga Kecamatan Ubud ini menjelaskan, aktivitas bersentuhan langsung dengan tanah memiliki manfaat positif bagi tumbuh kembang anak. Interaksi dengan lingkungan alami diyakini dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh sekaligus mengurangi ketergantungan anak pada gawai dan aktivitas di dalam ruangan.
“Anak-anak perlu bermain dan belajar di alam. Ketika mereka bersentuhan dengan tanah, tanaman, dan udara terbuka, tubuh mereka belajar beradaptasi dengan lingkungan. Ini baik untuk pembentukan imunitas sekaligus kesehatan fisik dan mental anak,” jelasnya.
Selain menanam padi, para siswa juga diajak mengenal berbagai unsur kehidupan di sawah, mulai dari air, tanah, hingga organisme yang hidup di sekitarnya. Pembelajaran dilakukan secara menyenangkan melalui praktik langsung, pengamatan, dan permainan edukatif yang sesuai dengan usia anak.
Konsep pendidikan berbasis lingkungan yang diterapkan TK Lingkungan Puri Damai telah lama menjadi ciri khas sekolah tersebut. Pembelajaran lebih banyak dilakukan di alam terbuka sehingga anak-anak dapat menghubungkan materi yang dipelajari dengan kehidupan sehari-hari. Konsep ini bahkan pernah mendapat perhatian karena dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang bermakna bagi anak usia dini.
Melalui kegiatan menanam padi yang menjadi bagian dari semarak HUT Kemerdekaan RI, TK Lingkungan Puri Damai berharap dapat menanamkan nilai kemandirian, rasa syukur, kepedulian terhadap lingkungan, serta semangat menjaga kesehatan sejak dini. Dengan cara sederhana itu, anak-anak tidak hanya belajar tentang alam, tetapi juga membangun karakter sebagai generasi penerus bangsa yang sehat, tangguh, dan cinta lingkungan.*
Sumber : adegrantika