Sanur Fashion Week Jadi Panggung Brand Lokal Bali Bidik Pasar Global

Rika Riyanti • Dipublikasikan Jumat, 7 Agustus 2026 | 14:42 WIB
FASHION: Sanur Fashion Week 2026 resmi digelar untuk pertama kalinya di kawasan ICON Bali Mall, Sanur, pada 6–7 Agustus 2026
FASHION: Sanur Fashion Week 2026 resmi digelar untuk pertama kalinya di kawasan ICON Bali Mall, Sanur, pada 6–7 Agustus 2026

 

BALIEXPRESS.ID — Sanur Fashion Week 2026 resmi digelar untuk pertama kalinya di kawasan ICON Bali Mall, Sanur, pada 6–7 Agustus 2026.

Mengusung tema Woven in Cultural Legacy, ajang ini mempertemukan fesyen, budaya, pariwisata, dan industri kreatif.

Wakil Menteri Perdagangan RI, Dyah Roro Esti, mengapresiasi penyelenggaraan Sanur Fashion Week.

Ia berharap ajang tersebut dapat mendorong para desainer Bali untuk semakin berani membawa karya mereka ke pasar internasional.

Baca Juga: 387 Mahasiswa KKN UNHI Terlindungi Jaminan Sosial Selama Bertugas di Lapangan

“Jadi, kami bersyukur sekali, luar biasa atas terselenggaranya Sanur Fashion Week. Ini semoga bisa menjadi penyemangat bagi seluruh desainer yang ada di Bali dan sekitarnya bahkan untuk bisa menampilkan karya-karyanya dan kami tentunya dari Kementerian Perdagangan akan selalu support dengan segala upaya yang bisa kita lakukan bersama,” ujar Dyah Roro.

Menurutnya, Kementerian Perdagangan memiliki sejumlah program untuk membantu pelaku industri fesyen memperluas pasar.

Salah satunya Jakarta Muslim Fashion Week yang tahun ini akan bekerja sama dengan Bali dan diselenggarakan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia pada Oktober 2026.

“Ada tentunya. Jadi, kalau kami di Kementerian Perdagangan mengadakan namanya Jakarta Muslim Fashion Week. Tahun ini kita akan kerja sama dengan Bali diselenggarakan bersamaan dengan Trade Expo Indonesia. Dan itu akan kita selenggarakan di bulan Oktober tahun 2026,” katanya.

 

Selain itu, Kemendag akan menghubungkan desainer potensial dengan pasar internasional melalui perwakilan perdagangan Indonesia di 33 negara.

“Kita akan selalu menghubungkan para desainer yang talented ini ke pasar internasional dengan beberapa perwakilan yang kita miliki di 33 negara,” ujar Dyah Roro.

Ia menilai industri fesyen memiliki potensi ekonomi besar karena melibatkan rantai pasok yang luas, mulai dari pengrajin, penjahit hingga pemasaran.

Sementara itu, Founder Sanur Fashion Week, Ari Danangga, mengatakan penyelenggaraan ajang tersebut berangkat dari kekayaan budaya Indonesia yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan dalam industri fesyen.

Baca Juga: Tahun ke-12, Honda Modif Contest Ridecreation Siap Jelajahi 9 di Indonesia

“Sebenarnya kami berpikir bahwa akar itu kami bisa berkembang itu dari budaya” ujar Ari.

Untuk penyelenggaraan perdana, Ari mengatakan pihaknya belum memasang target komersial.

Fokus awal adalah membangun brand Sanur Fashion Week dan mengevaluasi antusiasme pengunjung sebelum menentukan target berikutnya.

“Saya tidak muluk-muluk di target pertama. Kita membangun brand dulu Sanur Fashion Week. Jadi, kita belum menentukan target untuk tahun ini. Kita akan mendata, mengevaluasi sehingga setelah itu barulah kita menentukan berapa target riilnya,” katanya.

Baca Juga: Keluarga Warga Binaan di Rutan Bangli Dapat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Sanur Fashion Week 2026 diikuti 16 brand dan desainer selama dua hari.

Salah satu daya tariknya adalah runway yang dibangun di atas breakwater Pantai Sanur dengan latar panorama laut.

Pada hari pertama, panggung Sanur Fashion Week menghadirkan koleksi dari Cap Bali, Harini Eco, Kahyangan Jewelry, Haluan Bali, Wira Silver Bali, Yousee, Nataoka, dan Clavaan.

Sementara pada hari kedua, runway dimeriahkan oleh Dave Lou, Sinar Bintang Boutique, Dianca, Kaory Fashion Style, Baliable.Com, HannadTheGorgeous, IDB Bali, dan, Alami.

Masing-masing menampilkan karakter desain dan kreativitasnya dalam balutan karya yang memadukan unsur lokal dengan sentuhan modern.

Acara ini diselenggarakan oleh Cap Bali Foundation & Friends sebagai wujud komitmen Cap Bali dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan industri kreatif, khususnya di sektor fashion Indonesia.

Baca Juga: Lanjutan Kasus Juwuk Legi, Polres Tabanan Periksa 30 Saksi dan Libatkan Ahli

Melalui penyelenggaraan Sanur Fashion Week, Cap Bali Foundation & Friends menghadirkan sebuah platform yang menghubungkan brand-brand lokal dengan wisatawan mancanegara, buyer, distributor, investor, media, serta pelaku industri fashion internasional yang menjadikan Bali sebagai salah satu pusat pariwisata dunia.

Dengan memanfaatkan kekuatan pariwisata Bali sebagai gerbang menuju pasar global, Sanur Fashion Week diharapkan mampu memperluas eksposur brand lokal Indonesia, membuka peluang kolaborasi dan ekspansi bisnis ke pasar internasional, serta mendorong lahirnya brand-brand Indonesia yang tidak hanya dikenal di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing dan diakui di kancah fashion dunia.

Penyelenggara berharap Sanur Fashion Week dapat berkembang menjadi agenda tahunan sekaligus menjadi wadah bagi brand lokal untuk memperluas jejaring dan membuka peluang menuju pasar internasional.

Wakil Menteri Kebudayaan Giring Ganesha menilai Sanur Fashion Week dapat menjadi pintu bagi jenama fesyen lokal Bali untuk memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.

Baca Juga: Belanja Pegawai Dibatasi 30 Persen, Ketua DPRD Tabanan Minta PPPK Aman

Menurutnya, keberadaan ajang tersebut memberikan kesempatan bagi para desainer lokal untuk memperkenalkan karya mereka kepada wisatawan yang berkunjung ke Sanur.

Giring juga mengapresiasi kreativitas desainer yang mengolah kekayaan budaya lokal ke dalam desain fesyen dengan sentuhan kekinian.

Perpaduan tersebut dinilai penting agar nilai-nilai budaya tetap hidup dan dapat diterima oleh generasi muda.

Rangkaian acara semakin semarak dengan penampilan special dari Wakil Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, H. Giring Ganesha Djumaryo, S.I.Kom., yang membawakan lagu Laskar Pelangi.

Suasana kemudian dilanjutkan dengan pertunjukan tarian tradisional Indonesia yang diiringi musik karya Alffy Rev, serta penampilan XYRA yang turut menjadi bagian dari kemeriahan penyelenggaraan perdana Sanur Fashion Week 2026.(ika)

Editor : Rika Riyanti
Sanur Fashion Week Icon Bali Mall bali giring