BALIEXPRESS.ID- Pemerintah Kabupaten Tabanan menyalurkan dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP) Kinerja senilai Rp 965 juta. Bantuan tersebut untuk 40 satuan pendidikan berprestasi 2026.
Penyaluran dana dialokasikan untuk 5 PAUD/TK, 29 Sekolah Dasar (SD), 4 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 2 Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang memenuhi kriteria kinerja unggul di Kabupaten Tabanan.
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya, mengatakan alokasi anggaran BOSP Kinerja ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen atas kinerja capaian mutu dan prestasi sekolah di kabupaten Tabanan.
Baca Juga: I Wayan Agus Widya Putra, Bangun Ekosistem Pariwisata Budaya Berbasis Teknologi
"BOSP Kinerja TA 2026 ini bukan sekadar bantuan finansial, melainkan bentuk pengakuan atas dedikasi sekolah dalam menghadirkan layanan pendidikan yang unggul dan berkeadilan. Kami berharap alokasi anggaran Rp965 juta ini dimanfaatkan seoptimal mungkin untuk penguatan literasi, numerasi, dan digitalisasi sekolah," jelas Sanjaya.
Sanjaya menjelaskan penyaluran insentif ini berpedoman pada Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Permendikdasmen) Nomor 8 Tahun 2026 tentang Petunjuk Teknis Pengelolaan Dana BOSP.
Penerima bantuan ditentukan secara objektif oleh kementerian berdasarkan evaluasi data Rapor Pendidikan dan capaian prestasi ajang talenta.
Baca Juga: AKP I Nyoman Tantra, Kasubbag Bekpal Bag Logistik Polres Gianyar Naik Pangkat Pengabdian
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tabanan I Gusti Putu Ngurah Darma Utama menyatakan, pihaknya akan mengawal ketat penggunaan anggaran agar sesuai dengan peruntukan program prioritas kementerian.
"Dinas Pendidikan akan melakukan pengawasan dan pendampingan ketat agar pemanfaatan dana BOSP Kinerja fokus pada program prioritas, seperti Bimbingan Teknis Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), penguatan literasi dan numerasi, serta akselerasi digitalisasi pembelajaran," katanya.
Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Tandatangani Prasasti Karya Ngenteg Linggih di Pura Maspahit Canggu
Darma Utama menambahkan, alokasi BOSP Kinerja 2026 juga diarahkan untuk pengadaan bahan ajar digital, penyediaan e-book modern berfokus pada sains, koding, dan kecerdasan artifisial (AI), serta pengembangan sistem manajemen pembelajaran (Learning Management System / LMS) di satuan pendidikan. (*)
Editor : I Made Mertawan