HRCON 2026: Lead. Innovate. Humanize. — Human Capital for the Next Era of Hospitality

Ninuk Febriani • Dipublikasikan Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:17 WIB
HRCON 2026: Lead. Innovate. Humanize. — Human Capital for the Next Era of Hospitality
HRCON 2026: Lead. Innovate. Humanize. — Human Capital for the Next Era of Hospitality

 

 

BALIEXPRESS.ID - HRCON 2026 dibuka bukan sekadar dengan seremoni, tetapi dengan sebuah perjalanan yang lahir dari suara komunitas Human Resources Bali sendiri. Melalui opening act "Suara yang Menyalakan Masa Depan", suara-suara panitia muncul dari berbagai sisi ballroom, membawa pesan tentang perubahan, tantangan talenta, keberanian meninggalkan cara lama, teknologi yang semakin cepat, serta pentingnya menjaga sisi manusia dalam setiap transformasi. Energi tersebut kemudian menyatu di atas panggung dalam semangat Lead. Innovate. Humanize. — menegaskan bahwa teknologi dapat mempercepat langkah, tetapi manusialah yang tetap memberi arah. Dari momen inilah HRCON 2026 memulai perjalanan besarnya: Human Capital for the Next Era of Hospitality.

Setelah ruang dibangun dengan energi dan koneksi bersama Coach Rudy dari ESQ Corporation, perjalanan Main Stage HRCON 2026 bergerak dari dalam diri menuju dampak yang lebih luas. Rina Sarif membuka Key Strategic Insight melalui "From Identity to Impact: Winning the AI Era Through Purpose & Human Potential", mengajak peserta kembali pada identitas, purpose, karakter, dan potensi manusia sebagai fondasi untuk menghadapi era AI. Pesannya sederhana namun mendasar: transformasi digital tidak boleh menjauhkan organisasi dari kemanusiaan; teknologi seharusnya memperkuat manusia, bukan menggantikannya.

Dari purpose, pembahasan bergerak menuju mindset. Gemini Aryanto, M.Si., GPHR, Group Chief People & Culture Officer Kopi Kenangan, membawa perspektif "Entrepreneurial Leadership Mindset in Service Industry" tentang pentingnya ownership, agility, keberanian mengambil keputusan, inovasi, dan business awareness dalam kepemimpinan industri jasa. Di tengah disrupsi yang tidak lagi bersifat sementara, people ditempatkan sebagai growth engine — kekuatan yang membuat organisasi tetap adaptif, relevan, resilient, dan mampu menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan.

Ist
Ist

 

Tiga perspektif tersebut kemudian diperdalam melalui dua strategic panel HRCON 2026. Panel pertama, "From Mindset to Workforce Readiness: Building Talent for the Next Era", mempertemukan perspektif corporate, education, dan realitas hospitality Bali. Bersama Drs. I Wayan E. Ginastra, Dwi Sunu Widyo Pebruanto, S.Pd., M.Ed., Ph.D., dan Dr. Ni Made Ayu Sulasmini, S.Pd., M.Pd., CHT., CHE., CTE., dengan Peggy Putri sebagai Session Host, percakapan berfokus pada bagaimana talenta masa depan tidak cukup hanya siap bekerja, tetapi harus siap mengambil ownership, memecahkan masalah, berinovasi, dan menciptakan value. Panel kedua, "Create Clarity, Reach for Impact", dipandu oleh Bambang Yapri, M.Pd., PCC, bersama Wiwik Wahyuni, Dr. Ni Made Ayu Sulasmini, S.Pd., M.Pd., CHT., CHE., CTE., dan Flavia Sungkit. Sesi ini membawa peserta pada satu kualitas kepemimpinan yang semakin penting di tengah perubahan: clarity — kejelasan yang lahir dari purpose dan values, diperkuat oleh proses learn, unlearn, relearn, serta dibangun dari pemahaman diri melalui IKIGAI. Dalam dunia yang tidak selalu memberikan certainty, seorang pemimpin tetap dituntut untuk memberikan direction dan clarity.

Setelah rangkaian Main Stage, HRCON 2026 berlanjut melalui lunch dan networking sebagai ruang untuk membangun koneksi antarpraktisi HR, sebelum peserta masuk ke sembilan concurrent sessions dalam dua round. Sesi-sesi ini menjadi ruang deep-dive yang lebih praktis, membawa isu besar HRCON ke dalam konteks yang dapat diterapkan: membangun intrapreneurial mindset, melihat HR melalui lensa IKIGAI, memperkuat financial wellbeing dan resilience karyawan, menggeser employee thinking menjadi value creator, membangun corporate health dan human-centred employee experience, menjalankan HR dengan entrepreneurial mindset, mengelola self-talk dan overthinking dalam leadership, mengambil keputusan melalui BRAIN Framework, hingga berkolaborasi dengan AI sambil tetap menjaga human potential. Dengan pilihan sesi yang beragam, peserta dapat membawa pembelajaran ke konteks organisasi, industri, dan tantangan masing-masing.

Baca Juga: Tanggap Bencana Gempa Bumi Flores NTT, BRI Peduli Gerak Cepat Bantu Warga Terdampak

Menjelang akhir hari, seluruh perjalanan HRCON 2026 kembali disatukan melalui Closing Reflection "Reflect Within, Impact Beyond". Gus Suranata mengajak peserta berhenti sejenak dan melihat ke dalam: apa yang benar-benar dipelajari hari ini, apa yang berubah dalam cara kita melihat diri dan peran kita, serta apa yang perlu kita lakukan secara berbeda setelah HRCON. Refleksi tersebut kemudian dibawa keluar oleh Jacky Mussry — dari personal learning menuju action, contribution, dan impact yang lebih luas bagi organisasi, industri hospitality, dan masyarakat. Closing Reflection ini tidak dimaksudkan untuk menambah topik baru, tetapi menjadi jembatan antara pembelajaran dan tindakan: Learning → Reflection → Personal Commitment → Collective Impact.

Pada akhirnya, HRCON 2026 bukan hanya tentang satu hari penuh sesi, nama-nama besar, atau kumpulan insight. Seluruh perjalanan dirancang untuk bergerak secara utuh dari Purpose → Mindset → Growth → Workforce Readiness → Clarity → Impact. Sebuah pengingat bahwa masa depan hospitality tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat kita mengadopsi teknologi, tetapi oleh seberapa kuat kita membangun manusia yang memiliki purpose, keberanian untuk berinovasi, kesiapan untuk berubah, kejelasan untuk memimpin, dan komitmen untuk menciptakan dampak. Karena ketika acara berakhir, pekerjaan yang sesungguhnya justru dimulai: membawa setiap pembelajaran kembali ke people, organization, industry, dan community. Lead. Innovate. Humanize.

Editor : Iqbal Kurnia
HRCON 2026 Human Resources Bali HR Conference Bali Human Capital Hospitality Lead Innovate Humanize