BALIEXPRESS.ID- Peristiwa kebakaran melanda sebuah bangunan di Banjar Dinas Sema, Desa Bungkulan, Kecamatan Sawan, pada Rabu (16/9/2026) dini hari.
Api diduga mulai berkobar sekitar pukul 01.15 WITA dan dengan cepat melalap bangunan rumah dinas yang sekaligus berfungsi sebagai kantor penjaga Bendungan (DAM) Bulian.
Selain menghanguskan bangunan rumah, kebakaran tersebut juga turut merembet ke dapur serta tiga unit sepeda motor milik penghuni.
Baca Juga: Susahnya Menjaga Rumput Alun-Alun Bangli Tetap Hijau, Larangan Bermain Tak Digubris
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran belum dapat dipastikan dan masih dalam tahap penyelidikan.
Kejadian ini dilaporkan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kecamatan Sawan pada hari yang sama, pukul 08.40 WITA.
Tidak ada kendala berarti yang dilaporkan dalam proses pelaporan maupun penanganan awal di lapangan.
Baca Juga: Pembangunan Sasana Budaya Bangli Berlanjut, Nilai Proyek Rp14,95 Miliar
Menindaklanjuti laporan tersebut, Tim Reaksi Cepat (TRC) Regu 2 bersama Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Kabid KL) serta Analis Kebencanaan segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melaksanakan asesmen atau kaji cepat guna memastikan kondisi di lapangan serta kebutuhan penanganan lebih lanjut.
Kalakhar BPBD Buleleng, Gede Suyasa mengatakan, berdasarkan hasil asesmen, kebakaran mengakibatkan satu unit rumah dinas yang juga difungsikan sebagai kantor penjaga DAM Bulian mengalami kerusakan berat akibat terbakar.
Baca Juga: InJourney Hospitality Raih Enam Penghargaan BTA 2026
Bangunan beratap seng tersebut memiliki luas kurang lebih 6 × 9 meter dengan tata ruang terdiri dari tiga kamar tidur dan satu kamar mandi.
Tim asesmen mengategorikan tingkat kerusakan bangunan sebagai kerusakan berat. Sementara itu, penyebab serta kronologi pasti kejadian kebakaran masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh Tim Identifikasi Kepolisian (Inafis) guna mengungkap faktor penyebab kebakaran secara menyeluruh.
“Dari peristiwa ini, tidak ditemukan adanya korban jiwa maupun korban yang hilang. Kondisi tersebut dinyatakan nihil berdasarkan hasil pendataan di lapangan,” kata dia.
Menurut keterangan pemilik bangunan, total kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai Rp150.000.000 mencakup kerusakan rumah, dapur, serta tiga unit sepeda motor yang turut terbakar.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap risiko kebakaran, terutama pada bangunan yang berdekatan dengan instalasi kelistrikan atau area rawan lainnya, guna mencegah kejadian serupa di kemudian hari. (*)
Editor : I Made Mertawan