Pemkab Tabanan Bakal Tanam Kabel Provider Bawah Tanah, Ogoh-Ogoh dan Bade Tak Lagi Terhalang

IGA Kusuma Yoni • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 07:28 WIB
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan keterangan soal rencana penataan kabel semrawut. (Ist)
Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya memberikan keterangan soal rencana penataan kabel semrawut. (Ist)

BALIEXPRESS.ID- Pemkab Tabanan akan melakukan pembenahan jaringan kabel yang selama ini semrawut dan tumpang tindih di kawasan Kota Tabanan dan sekitarnya.

Penataan ini sebagai salah satu upaya Pemkab Tabanan mempercantik wilayahnya.

Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menjelaskan adapun bentuk penataan yang akan dilakukan adalah menerapkan sistem kabel tanam pada jaringan kabel milik provider, sehingga jaringan kabel akan berada di bawah tanah.

Baca Juga: Bali United Boyong Marko Dugandzic, Bomber Berpengalaman Eropa dan Asia

“Begitu perda diketok, penataan akan dilakukan, hal pertama yang akan dilakukan adalah melakukan sosialisasi dengan memanggil para penyedia jaringan (provider) yang memiliki jaringan kabel di Tabanan,” jelasnya, Selasa (22/9/2026).

Meskipun akan dilakukan penataan terhadap jaringan kabel provider, namun Sanjaya menegaskan jika proses penataan kabel ini tidak akan mengganggu akses maupun pelayanan jaringan kepada masyarakat, karena selama prosesnya jaringan tetap berfungsi.

Tahap awal proses penataan kabel akan difokuskan di kawasan yang menjadi prioritas, antara lain kawasan pusat pemerintahan, fasilitas umum hingga pusat kota.

Baca Juga: Pedagang di Tabanan Gasak Brankas Kakak Ipar, Diduga Bakar Rumah untuk Hilangkan Jejak

“Di kawasan tersebut, untuk tahap awal menjadi prioritas penataan dan ditargetkan tidak lagi terlihat tiang kabel karena jaringan akan ditanam di bawah tanah,” lanjutnya.

Setelah kawasan prioritas ini, proses penataan akan dilanjutkan ke kawasan jalan protokol seperti di kawasan gapura perbatasan yang ada di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga: Mepejuit, Tradisi Memuja Bibit Padi di Pejeng Kangin

Nantinya, kawasan perbatasan ini akan menjadi kawasan yang bersih dari kabel semrawut, sedangkan untuk kawasan jalan arteri, atau jalan-jalan yang menuju kawasan perumahan warga, penataan masih akan memanfaatkan tiang seperti saat ini, namun jumlah kabelnya nanti akan dibatasi sehingga tidak sampai mengganggu.

Penataan kabel tersebut tidak hanya berkaitan dengan estetika kota, namun juga memberikan ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan kegiatan adat dan budaya Bali.

“Karena nanti setelah penataan kabel dilakukan, maka aktivitas keagamaan dan budaya tidak akan terganggu dengan adanya kabel melintang, seperti misalnya parade ogoh-ogoh atau aktivitas Ngaben dengan bade yang tinggi, warga tidak perlu membawa bambu untuk mendorong kabel,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
tanam kabel Komang Gede Sanjaya tabanan