Enam SD di Bangli Masuk Tambahan Program Revitalisasi, Total Penerima Jadi 28 Sekolah Rp28,93 Miliar

I Made Mertawan • Dipublikasikan Rabu, 23 September 2026 | 08:30 WIB
Ilustrasi siswa SD.
Ilustrasi siswa SD.

BALIEXPRESS.ID – Enam sekolah dasar (SD) di Kabupaten Bangli mendapat alokasi Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026.

Keenam sekolah tersebut masuk sebagai tambahan penerima, sehingga total 24 SD dan 4 SMP di Bangli menerima bantuan dari pemerintah pusat tahun ini. Total nilai bantuan Rp28,93 miliar.

Kepala Seksi Sarpras Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Bangli Ni Nengah Apriani mengatakan, berita acara untuk keenam sekolah tersebut telah diterima pada pekan lalu.

Baca Juga: Pemkab Tabanan Bakal Tanam Kabel Provider Bawah Tanah, Ogoh-Ogoh dan Bade Tak Lagi Terhalang

Sementara untuk jenjang SMP, jumlah penerima program tetap empat sekolah. “Enam SD tambahan sudah berita acara pekan lalu. Jadinya 24 SD yang dapat dana revitalisasi. Sementara SMP tetap, empat sekolah,” kata Apriani, Selasa (22/9/2026).

Dari enam sekolah tambahan itu,  SDN 5 Peninjoan mendapat anggaran terbesar, yakni Rp1.177.861.193.

Berikutnya SDN 4 Jehem Rp1.170.782.379, SDN 3 Kayubihi Rp1.126.043.580, SDN 3 Terunyan Rp1.052.694.398, SDN 2 Tamanbali Rp983.662.303, dan SDN Siakin Rp967.552.000.

Baca Juga: Kelola Sampah Lebih Optimal, DLH Tabanan Ajak Warga Manfaatkan Depo Debes

Seluruh anggaran tersebut digunakan untuk rehabilitasi, tidak ada pembangunan gedung baru.

Pengerjaan dilakukan secara swakelola oleh masing-masing sekolah dengan waktu pelaksanaan 90 hari.

Baca Juga: Bali United Boyong Marko Dugandzic, Bomber Berpengalaman Eropa dan Asia

Dana juga langsung masuk ke rekening sekolah. “Dengan waktu yang mepet ini sekolah harus bisa, pasti dikejar,” ujarnya.

Apriani mengingatkan sekolah menyesuaikan kebutuhan tenaga kerja mengingat saat ini sudah September, sehingga pekerjaan bisa tuntas tahun ini.

Pihak sekolah juga diminta memperketat pengawasan agar pekerjaan tidak melewati batas waktu.

“Harapan kita dikerjakan sesuai juknis, mungkin tukang lebih banyak biar bisa tuntas tepat waktu,” katanya.

Selain enam sekolah tersebut, dua SD lainnya juga berpeluang mendapat program revitalisasi tahun ini, yakni SDN 3 Kawan dan SDN 5 Kawan.

Kedua sekolah telah diundang mengikuti bimbingan teknis yang digelar pemerintah pusat dalam beberapa hari ke depan.

“Biasanya kalau sudah bimtek lanjut PKS, tapi kami belum bisa pastikan juga,” pungkasnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
Program Revitalisasi Satuan Pendidikan bangli