KPU Gianyar Siapkan Siswa SMKN 2 Tegallalang Jadi Pemilih Cerdas 2029

Putu Agus Adegrantika • Dipublikasikan Sabtu, 26 September 2026 | 06:20 WIB
KPU Gianyar hadir di SMKN  2 Tegallalang
KPU Gianyar hadir di SMKN 2 Tegallalang

BALIEXPRESS.ID - Pendidikan demokrasi tidak harus menunggu seseorang memasuki usia pemilih. Kesadaran berdemokrasi justru perlu ditanamkan sejak di bangku sekolah. Pemahaman inilah yang mendorong Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gianyar menggencarkan pendidikan pemilih kepada para pelajar, termasuk di SMK Negeri 2 Tegallalang.

 

Dalam kegiatan pendidikan pemilih yang digelar di sekolah tersebut, Komisioner KPU Gianyar, Gusti Bagus Agung Swandhita, Jumat (25/9) menegaskan bahwa para siswa saat ini merupakan calon pemilih strategis yang akan menentukan arah demokrasi pada Pemilu 2029. Sebagian besar siswa yang mengikuti kegiatan itu diproyeksikan telah berusia 17 tahun dan memiliki hak pilih pada pesta demokrasi mendatang.

 

KPU Gianyar menjelaskan bahwa generasi muda, khususnya Gen Z dan milenial, akan menjadi kelompok pemilih dominan pada Pemilu 2029. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman sejak dini agar mampu menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab, mandiri, dan tidak mudah terpengaruh oleh pihak lain.

 

“Kami ingin adik-adik memahami bahwa memilih adalah hak yang sangat penting. Jangan memilih karena ikut-ikutan teman atau karena pengaruh orang lain. Pemilih harus mampu menentukan pilihan berdasarkan penilaian sendiri terhadap kualitas dan kapasitas calon pemimpin,” ujarnya.

 

Menurut KPU Gianyar, pendidikan pemilih tidak hanya berkaitan dengan proses pencoblosan, tetapi juga membangun karakter kepemimpinan dan kesadaran demokrasi. Demokrasi yang sehat akan melahirkan pemimpin yang berkualitas, sementara partisipasi masyarakat yang tinggi menjadi salah satu indikator keberhasilan proses demokrasi itu sendiri.

 

KPU juga menekankan bahwa pemahaman mengenai asas pemilu langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil perlu diperkenalkan sejak usia sekolah. Dengan demikian, para pelajar akan tumbuh menjadi pemilih cerdas yang mampu menjaga independensi pilihan politiknya.

 

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 2 Tegallalang, Gede Dangin menyambut baik kerja sama dengan KPU Gianyar dalam memberikan pendidikan demokrasi kepada siswa. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan upaya sekolah membangun karakter peserta didik yang berintegritas dan memiliki kesadaran demokrasi.

 

Ia menjelaskan bahwa penerapan pemilihan ketua OSIS secara langsung di sekolah menjadi salah satu bentuk nyata pembelajaran demokrasi bagi siswa. Proses tersebut dirancang mengikuti prinsip-prinsip pemilu yang berlaku, sehingga para siswa dapat merasakan langsung bagaimana mekanisme demokrasi berjalan secara jujur dan bertanggung jawab.

 

“Kami berharap pemilihan OSIS menjadi wahana pendidikan karakter bagi siswa. Mereka belajar tentang hak memilih, tanggung jawab sebagai pemilih, serta pentingnya memilih pemimpin berdasarkan integritas dan kemampuan,” jelasnya.

 

Melalui sinergi antara KPU Gianyar dan SMK Negeri 2 Tegallalang, pendidikan demokrasi di kalangan pelajar diharapkan semakin kuat. Selain mempersiapkan generasi muda menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilu 2029, program ini juga menjadi investasi penting untuk melahirkan pemimpin masa depan yang memahami nilai-nilai demokrasi sejak dini. *

Editor : Putu Agus Adegrantika
Sumber : adegrantika
smkn 2 tegallalang kpu gianyar