BALIEXPRESS.ID - Pergantian Sekretaris Daerah (Sekda) Klungkung diharapkan tidak berhenti pada pergantian jabatan, tetapi diikuti dengan peningkatan kinerja birokrasi.
DPRD Klungkung meminta Pj Sekda mampu mempercepat koordinasi antar-OPD, terutama dalam mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua DPRD Klungkung Anak Agung Gde Anom mengatakan, posisi sekda memiliki peran penting dalam memastikan program dan target pemerintah daerah berjalan sesuai rencana.
Baca Juga: Asah Keterampilan, Warga Binaan Lapas Tabanan Sulap Koran Bekas Jadi Kerajinan Bernilai Jual
Karena itu, pergantian sekda diharapkan menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperbaiki pola kerja birokrasi.
“Pergantian sekda ini kita harapkan menjadi harapan baru. Jangan sampai pejabatnya berganti, tetapi polanya tetap sama. Pj Sekda harus bisa mendorong OPD penghasil agar target PAD dapat dicapai secara maksimal,” ujar Gung Anom, Senin (5/10/2026).
Menurut politikus PDIP itu, perhatian birokrasi tidak hanya tertuju pada urusan administrasi internal pemerintahan.
Baca Juga: Sidang Togar Situmorang Gugat 4 Media, Ahli Pers: Sengketa Berita Diselesaikan Lewat Mekanisme Etik
Pelayanan kepada masyarakat, termasuk kepastian terhadap proses pencairan hibah, juga perlu mendapat perhatian sehingga tidak menimbulkan ketidakpastian di tengah masyarakat.
Gung Anom menegaskan, aparatur pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan pelayanan publik berjalan efektif.
Baca Juga: Dugaan Korupsi Sutrisno Lukito, PH Ungkap Soal Pailit dan Lelang Aset, Minta Kaji Kerugian Negara
Ia berharap jajaran birokrasi dapat bekerja lebih responsif dan tidak hanya berorientasi pada penyelesaian administrasi.
“Yang paling penting bagaimana pelayanan kepada masyarakat bisa berjalan dengan baik. Kalau ada persoalan yang berkaitan dengan masyarakat, harus segera dicarikan solusi,” tegasnya.
Sorotan DPRD tersebut juga berkaitan dengan capaian PAD Klungkung yang hingga kini masih belum mencapai target.
Berdasarkan data Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung, realisasi PAD hingga akhir September 2026 tercatat Rp360,54 miliar atau sekitar 59,35 persen dari target APBD 2026 sebesar Rp 607,45 miliar.
Dengan waktu efektif yang tersisa kurang dari tiga bulan, Gung Anom berharap pemerintah daerah bersama seluruh OPD penghasil dapat melakukan langkah-langkah percepatan.
Evaluasi terhadap capaian masing-masing OPD dinilai penting agar potensi pendapatan yang masih bisa digali tidak terlewatkan.
DPRD, lanjut dia, akan tetap menjalankan fungsi pengawasan terhadap kinerja pemerintah daerah.
Pergantian sekda diharapkan benar-benar membawa perbaikan dalam koordinasi pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, sekaligus upaya mengejar target PAD hingga akhir tahun. (*)
Editor : I Made Mertawan