Dua Mobil Tinja Milik Pemkab Bangli Tak Berfungsi sejak Dibeli 2019, Kok Bisa?

I Made Mertawan • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 06:30 WIB
Mobil penyedot tinja milik Pemkab Bangli tak berfungsi sejak dibeli pada 2019. (Dok Bali Express)
Mobil penyedot tinja milik Pemkab Bangli tak berfungsi sejak dibeli pada 2019. (Dok Bali Express)

BALIEXPRESS.ID – Dua unit truk penyedot tinja milik Pemkab Bangli hingga kini belum dapat difungsikan sebagaimana mestinya.

Dana pengadaan mobil ini bersumber dari bantuan Dana Alokasi Khusus (DAK) dari pemerintah pusat pada 2019.

Informasi yang dirangkum Bali Express (Jawa Pos Group), kedua mobil penyedot tinja tidak pernah beroperasi sejak pengadaan.

Baca Juga: Kabar Duka! Petani Sukawana Kintamani Ditemukan Tak Bernyawa Tertimpa Motor

Saat ini, mobil berwarna kuning tersebut masih terparkir di gudang milik Pemkab Bangli di Dusun Bangklet, Desa Kayubihi.

Rencana awal, kendaraan tersebut disiapkan untuk mendukung pengelolaan limbah rumah tangga, khususnya penyedotan tinja.

Pengguna jasa akan dikenakan retribusi, sehingga mampu menambah pemasukan daerah.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun Libatkan 10 Kendaraan di Lampung, 2 Orang Meninggal

Hanya saja, keberadaan mobil tidak bisa dimanfaatkan lantaran Bangli belum memiliki Instalasi Pengolahan Lumpur Tinja (IPLT). Bangli tidak memiliki tempat membuang maupun mengolah tinja.

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Perkim Bangli I Komang Ariana tak menampik kondisi tersebut.

Baca Juga: Dua Ahli Dihadirkan di Sidang, Tim Hukum Darmawan Soroti Bukti Pipil hingga Mens Rea

Menurutnya, persoalan ketiadaan IPLT sudah berlangsung cukup lama sehingga mobil penyedot tinja belum dapat dioperasikan.

Dinas PU sebelumnya sempat menjajaki kerja sama dengan Kabupaten Klungkung dan Buleleng yang telah memiliki IPLT.

Upaya tersebut tidak membuahkan hasil, sehingga dua unit kendaraan itu tetap tidak dapat dimanfaatkan.

Ariana mengatakan, Pemkab Bangli sebenarnya pernah memiliki tempat pengolahan limbah.

Fasilitas tersebut dibangun pada masa bupati beberapa periode lalu di wilayah Bangklet.

Fasilitas itu kini sudah rusak. "Kalau sekarang dimanfaatkan sudah pasti tidak relevan dengan perkembangan zaman," katanya ditemui Rabu (7/10/2026).

Oleh karena itu, menurut Ariana, salah satu solusi agar mobil penyedot tinja tersebut dapat dimanfaatkan adalah dengan membangun IPLT di Bangli. (*)

Editor : I Made Mertawan
Mobil tinja IPLT bangli