BALIEXPRESS.ID - Banjir kembali melanda sejumblah wilayah di Bali. Kali ini kawasan Jalan Kepundung, Denpasar tergenang air setinggi lutut orang dewasa.
Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi dalam beberapa jam terakhir sehingga drainase yang ada tidak mampu menampung volume air yang cukup besar.
Kondisi ini terekam dalam sebuah video yang viral di media sosial, yang diunggah oleh akun @infobali.viral Sabtu,22 Februari 2025.
Dalam video tersebut, terlihat arus air yang cukup deras menggenangi jalan utama, menganggu lalu lintas dan aktivitas warga sekitar.
Beberapa kendaraan terjebak dalam genangan air, sementara warga berusaha menyelamatkan barang-barang mereka dari dampak banjir.
Banjir yang melanda kawasan ini bukanlah kejadian pertama kalinya.
Sejumlah wilayah di Denpasar sering kali tergenang air saat musim hujan.
Tidak hanya Jalan Kepundung, kawasan Jalan Hayam Wuruk hingga pertigaan Jalan Plawa Denpasar juga tergenang air.
Hal ini disebabkan sungai di Jalan Hayam Wuruk tidak bisa menampung luapan air akibat curah hujan. Air sungai terlihat meluber hingga setinggi betis.
Parahnya lagi, air setinggi paha menggenangi kawasan Jalan Plawa hingga membuat sejumlah kendaraan, terutama motor macet akibat mati mesin.
Menurut warga setempat, pemandangan seperti ini sudah menjadi rutinitas, terutama saat hujan deras. Sejak bertahun-tahun, kata warga, belum ada upaya mengatasi kondisi ini.
Pihak warga berharap dilakukan perbaikan sistem drainase untuk mengurangi potensi banjir akibat luapan air Tukad Cacung.
Warga meminta masyarakat yang melewati jalur tersebut tetap berhati-hati karena aliran air Tukad Cacung lumayan deras sehingga rawan terseret arus. (*)
Editor : Nyoman Suarna