Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Jika Roh Sudah “Dihaturkan” dan Telat Nebusin, Bisa Meninggal

I Putu Suyatra • Minggu, 4 Februari 2018 | 22:55 WIB
Jika Roh Sudah “Dihaturkan” dan Telat Nebusin, Bisa Meninggal
Jika Roh Sudah “Dihaturkan” dan Telat Nebusin, Bisa Meninggal

BALI EXPRESS, BADUNG - Nebusin ternyata juga berkaitan dengan kepercayaan roh orang yang bersangkutan dihaturkan oleh orang lain kepada Ida Bhatara Dalem atau Prajapati. Akibatnya, yang bersangkutan sakit terus menerus. Oleh karena itu, ritual nebusin harus dilaksanakan agar yang bersangkutan kembali stabil. 


Kepercayaan soal efek buruk tidak nebusin, tidak ditampik oleh Jro Mangku Dalem Puri Carangsari, I Nyoman Netra. Dikatakannya, ritual nebusin di Pura Dalem Puri Carangsari  terkadang dilakukan karena prakangge (bawahan) Ida Bhatara di Dalem sudah siap mengambil nyawa yang bersangkutan.


“Terkadang ada yang dihaturkan di Dalem atau di Prajapati. Sehingga ada yang minta ditebus di Pura Dalem atau di Prajapati,” ungkapnya kepada Bali Express (Jawa Pos Group), Selasa (9/5/2017) lalu.



Adapun atma atau roh yang dihaturkan, dikatakannya karena yang bersangkutan pernah melakukan kesalahan terhadap orang lain. Nah, orang tersebut kemudian menghaturkan atma yang bersangkutan kepada Ida Bhatara. Namun, yang menghaturkan biasanya bukanlah orang sembarangan. Melainkan mereka menjalankan ilmu hitam. Jika tidak segera ditebus, maka yang bersangkutan dipercaya akan meninggal.


Berkenaan dengan hal itu, Jro Mangku tetap melangsungkan ritual nebusin. Hanya saja, kembali seperti di awal, ia mengatakan hanya memohonkan. Sementara keputusan kembali kepada Tuhan.



“Tiang berusaha sesuai kemampuan, namun tetap kembali kepada Beliau. Tapi yang sudah-sudah kebanyakan yang sembuh. Bahkan, mereka datang dari luar desa. Katanya mendapat petunjuk agar nebusin di Pura Dalem Puri Carangsari ini,” tandasnya. 

Editor : I Putu Suyatra
#ritual hindu