Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kearifan Lokal Pura Gumang yang Menginspirasi Bung Karno

I Putu Suyatra • Selasa, 6 Maret 2018 | 16:30 WIB
Kearifan Lokal Pura Gumang yang Menginspirasi Bung Karno
Kearifan Lokal Pura Gumang yang Menginspirasi Bung Karno

BALI EXPRESS, TAMPAKSIRING - Pura Gumang di Penempahan, Tampaksiring, Gianyar, Bali, menjadi saksi bisu tercetusnya slogan Bhineka Tunggal Ika.  Di tempat suci di Tampak Siring ini, Soekarno mendapatkan inspirasi.


Pada abad XI, Bali masih kental akan kepercayaan animismenya. Sekte animisme yang disebut agama tirta atau Bali Mula, telah ada dan berkembang jauh sebelum Majapahit menginjakkan kaki di Bali.  Namun, ketika itu tak hanya kepercayaan tirta yang berkembang, berbagai sekte yang berkembang antara lain Ciwa – Sidhanttha, Pacupata, Bodha, Bhairawa, Brahmana,Wesnawa, Rsi, Sora, Ganeca. Hal tersebut masih terlihat dari peninggalan cagar budaya serta pura yang ada di sepanjang Tukad Pakerisan.



"Kesembilan sekte yang ada di Bali berkembang dan berlomba – lomba untuk menjadi yang terbaik. Seiring waktu, ternyata terjadi pergolakan antara sekte satu dan lainnya, "  papar  Budayawan sekaligus pengamat, I Gede Arya Danu Palguna kepada Bali Express ( Jawa Pos Group) akhir pekan kemarin.



Lantaran adanya pergolakan tersebut, lanjut Arya Palguna, akhirnya ada sebuah paruman yang diadakan di Pura Gumang, untuk membicarakan dan menyatukan perbedaan tersebut.



Dijelaskan Arya Palguna, paruman yang dipimpin langsung oleh Mpu Kuturan itu, melahirkan sebuah kesepakatan untuk menyatukan semua sekte tersebut.




Dan, kemudian paruman tersebut dilanjutkan dengan pertemuan Bata Anyar yang diadakan di Pura Samuan Tiga. "Nah dari situ Presiden Ir. Soekarno atau Bung Karno mendapat sebuah inspirasi dengan melihat langsung arti Bhineka Tunggal Ika,” papar Arya Palguna.  (tya)

Editor : I Putu Suyatra
#gianyar #pura #tampaksiring #sejarah pura