Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sekaa Pemuda di Sayan, Lestarikan Lukisan Young Artist

I Putu Suyatra • Selasa, 13 September 2022 | 01:54 WIB
DILESTARIKAN: Lukisan Young Artist. (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)
DILESTARIKAN: Lukisan Young Artist. (PUTU AGUS ADEGRANTIKA/BALI EXPRESS)
GIANYAR, BALI EXPRESS - Lukisan gaya young artis merupakan ciri khas lukisan  yang berasal dari Desa Sayan, Kecamatan Ubud, Gianyar. Sampai saat ini gaya lukisan tersebut terus dilestarikan. Bahkan mulai anak-anak, dengan diterapkannya kelas Minggu di Banjar Pande, Desa Sayan, Kecamatan Ubud.

Penggagas kelas Minggu yang berisi kegiatan belajar melukis gaya young artis bagis siswa SD di banjar setempat merupakan Sekaa Teruna Widya Kusuma, Banjar Pande, Desa Sayan.  Bahkan kegiatan tersebut telah berlangsung hampir setahun lamanya.

“Tujuannya adalah untuk melahirkan generasi pelukis gaya young artist itu sendiri. Sebab ini gaya lukisan yang ada di Sayan, bisa dibilang satu-satunya di dunia. Sehingga perlu dilestarikan dan dikenalkan kepada anak-anak mulai tingkat dasar,” jelas Ketua ST Widya Kusuma, Anak Agung Gede Raka Dirgayasa, Senin (12/9).

Dalam kesempatan itu, ia juga menerangkan dilakukan kegiatan melukis tersebut setiap hari Minggu. Supaya para anak-anak yang ada di lingkungan banjar setempat punya kegiatan yang positif. Selain berkumpul dengan teman-teman sebaya mereka.

“Awalnya bertujuan untuk mencegah para anak-anak ini sibuk dengan handphone mereka masing-masing setiap hari libur. Makanya kami lakukan kegiatan ini sebagai mengisi hari Minggu,” imbuhnya.

Agung Dirgayasa menambahkan bahwa kegiatan tersebut biasanya dilakukan di areal Jaba Puri Sayan. Terkadang juga mencari suasana baru dengan mengambil lokasi di Balai Banjar Pande yang berada di Jaba Puri Sayan tersebut.  “Ini sudah berlangsung pada Januari 2022, jumlahnya 15 sampai 20 anak- anak,” tegas dia.

Ditambahkan bahwa pencapaian kegiatan yang sudah berlangsung hampir setahun itu para peserta sudah pernah ikut pameran di Hotel The Mansion yang masih berlokasi di Desa Sayan bekerjasama dengan yayasan Bali Hati.  “Kami berharap ini dapat berlanjut, meski terdapat kendala dalam pelaksanaannya. Salah satunya adalah anggaran untuk biaya cat maupun kanvas. Sebab selama ini masih menggunakan dana dari STT,” pungkas Agung Dirgayasa. Editor : I Putu Suyatra
#bali #ubud #gianyar #LUKISAN YOUNG ARTIST #dresta #SAYAN