BALI EXPRESS- Sebelum melaksanakan persembahyangan, umat Hindu di Bali biasanya melaksanakan Puja Trisandya.
Selain itu juga dilakukan dengan tahapan penyucian badan dan sarana persembahyangan. Ini sudah lumrah dilakukan umat Hindu di Bali.
Adapun urutan pelaksanaan seperti seperti dikutip dari buku Doa Sehari-Hari Menurut Hindu yang disusun oleh Redaksi Pustaka Menikgeni.
Pertama duduk dengan tenang.
Lakukan Pranayama, setelah suasananya tenang ucapkan mantram ini :
Om prasada sthiti sarira siwa suci nirmalaya namah swaha.
Artinya : Ya Tuhan, dalam wujud Hyang Siwa hambaMu telah duduk tenang, suci dan tiada noda.
Kedua, kalau tersedia air bersihkan tangan pakai air. Jika tidak ada, cukup ambil bunga dan gosokkan pada kedua tangan.
Selanjutnya, telapak tangan kanan ditengadahkan di atas tangan kiri dan ucapkan mantram :
Om suddha mam swaha
Artinya : Ya Tuhan, bersihkan tangan hamba. (Bisa pengertiannya untuk membersihkan tangan kanan).
Lalu posisi tangan dibalik. Kini tangan kiri ditengadahkan di atas tangan kanan dan ucapkan mantram :
Om ati suddha mam swaha
Artinya : Ya Tuhan, lebih dibersihkan lagi tangan hamba. (Bisa pengertiannya untuk membersihkan tangan kiri).
Selanjutnya kalau tersedia air, lebih baik berkumur dengan mengucapkan mantram di dalam hati :
Om Ang waktra parisuddmam swaha.
Artinya :
Ya Tuhan sucikanlah mulut hamba.
Kemudian, jika tersedia dupa, peganglah dupa yang sudah dinyalakan itu dengan sikap amusti, yakni tangan dicakupkan, kedua ibu jari menjepit pangkal dupa yang ditekan oleh telunjuk tangan kanan, dan ucapkan mantra :
Om Am dupa dipastraya nama swaha
Artinya : Ya Tuhan/Brahma tajamkanlah nyala dupa hamba sehingga sucilah sudah hamba seperti sinarMu. (*)
Editor : I Made Mertawan