Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Manfaat dan Langkah-Langkah Mengatasi Mimpi Buruk dengan Mantram Meme Bapa Empuang Tiang dalam Hindu Bali

I Putu Suyatra • Rabu, 20 September 2023 | 15:14 WIB

 

ILUSTRASI MIMPI BURUK
ILUSTRASI MIMPI BURUK

BALI EXPRESS - Menghadapi mimpi buruk bisa menjadi pengalaman yang menakutkan. Namun, ada sejumlah tips yang dapat membantu Anda mengatasi mimpi buruk, terutama dalam konteks Bali dan kepercayaan Hindu. Termasuk dalam upaya ini adalah mencatat mimpi Anda, mengucapkan mantram, dan melaksanakan serangkaian tindakan lainnya.

Menurut Penekun Lontar Ida Bagus Bhaskara dari Geria Sunia Tampaksiring Gianyar yang berbicara dalam channel @Kapiyot, jika Anda mengalami mimpi buruk, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mencatat apa yang telah Anda impikan, sesuai dengan keyakinan Hindu di Bali.

Setelah itu, amati apa yang terjadi selama tiga hari berikutnya, karena keyakinan Hindu dalam masyarakat Bali mengatakan bahwa batas waktu efek mimpi berlangsung adalah tiga hari, dengan maksimal satu minggu.

Ida Bagus Bhaskara menambahkan bahwa mencatat mimpi dapat membantu Anda melihat bagaimana mimpi tersebut berkaitan dengan masa depan Anda, sesuai dengan pandangan Hindu.

Misalnya, jika Anda bermimpi memungut uang, Anda dapat mencatatnya dan mencari tahu apakah ada anggota keluarga yang sakit dalam seminggu ke depan. Dengan cara ini, Anda dapat mengaitkan mimpi dengan peristiwa yang mungkin terjadi di masa depan, sesuai dengan ajaran Hindu di Bali.

"Jika Anda, misalnya, bermimpi makan daging ayam mentah, catatlah dan cari maknanya. Ini dapat menjadi petunjuk yang disampaikan oleh leluhur, yang dapat membantu Anda mengantisipasi peristiwa di masa depan," ujarnya.

Selain mencatat, jika Anda mengalami mimpi buruk antara pukul 00.00 hingga 04.00, disarankan untuk tidak tidur kembali setelah bangun dari tidur, sesuai dengan tradisi Hindu di Bali.

Sebaiknya, balikkan bantal Anda dan mengucapkan mantram "Meme Bapa Empuang Tiang" sebelum membalikkan bantal tersebut, sebagai bentuk doa kepada ayah dan ibu, yang juga merupakan manifestasi Siwa-Uma untuk melindungi kita.

Biasanya, mimpi buruk akan lenyap dan efek buruknya akan menghilang setelah melakukan ini, sesuai dengan keyakinan Hindu di Bali.

Selanjutnya, jika Anda terbangun di pagi hari, Anda dapat melakukan tahap selanjutnya, yaitu "natab angkihan" sesuai dengan tradisi Hindu di Bali.

Ini melibatkan mengecek mana lubang hidung yang lebih lancar untuk bernafas, apakah di kanan atau di kiri. Jika nafas lebih deras di kanan, maka turunkan kaki kanan, dan sebaliknya, sesuai dengan ajaran Hindu.

Selain langkah-langkah tersebut, ada juga sarana lain yang dapat digunakan untuk menghindari efek negatif dari mimpi buruk dalam keyakinan Hindu di Bali.

Penglukatan ipian dapat dilakukan di tempat tertentu seperti Tirta Empul tanpa mantram untuk menetralisir efek mimpi buruk sebelum tiga hari berlalu, sesuai dengan tradisi Hindu.

Selain itu, dapat dilakukan di Pelinggih Surya atau Kemulan, atau bahkan di pelangkiran jika memungkinkan.

"Langkah ini melibatkan penggunaan air putih dan bunga putih yang dimasukkan ke dalamnya, sesuai dengan upacara Hindu. Kemudian, air ini dilinggihkan selama aktivitas pemujaan. Ini dapat dilakukan setelah Anda mengalami mimpi buruk pada malam sebelumnya, dan melalui ini, Anda memohon kepada Dewa Indra," jelas Ida Bagus Bhaskara.

Tidak hanya itu, ada juga cara sederhana lain yang dapat Anda lakukan dalam keyakinan Hindu di Bali, yaitu dengan memotong ujung rambut dan ujung kuku lalu membuangnya di jalan.

Ini dianggap sebagai tindakan untuk mengusir sial dan dapat dilakukan segera setelah Anda mengalami mimpi buruk, sesuai dengan kepercayaan Hindu di Bali.

Hal ini dapat membantu meredakan kepanikan dalam pikiran Anda.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini dan menggunakan mantram "Meme Bapa Empuang Tiang," Anda dapat mengatasi mimpi buruk dengan lebih efektif sesuai dengan tradisi Hindu di Bali dan mendapatkan pemahaman lebih dalam tentang pesan yang dibawa oleh mimpi tersebut.

Editor : I Putu Suyatra
#bali #lontar #Ida Bagus Bhaskara #Mimpi #hindu