Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Puncak Karya Mapadudusan Alit Caru Panca Korsika di Desa Adat Kampial, Ini Tujuannya

Wiwin Meliana • Jumat, 29 September 2023 | 20:35 WIB
MELASTI: Upacara melasti di Pantai Samuh, Nusa Dua serangkaian karya Mapadudusan Alit Caru Panca Korsika di Desa Adat Kampial.
MELASTI: Upacara melasti di Pantai Samuh, Nusa Dua serangkaian karya Mapadudusan Alit Caru Panca Korsika di Desa Adat Kampial.

BADUNG, BALI EXPRESS - Desa Adat Kampial, Kuta Selatan, Badung Bali, melaksanakan Puncak Karya Mapadudusan Alit Caru Panca Korsika di Pura Dalem, Desa, lan Puseh. Puncak upacara dilaksanakan pada Purnama Sasih Kapat, Jumat (29/8).

Bendesa Adat Kampial Nyoman Sudiarta mengatakan, upacara Mapadudusan Alit Caru Panca Korsika sudah dilaksanakan sejak 19 September 2023, diawali dengan matur piuning.

Dalam pelaksanaan rangkaian upacara juga diisi darma wacana.

Sudiarta mengaku darma wacana tersebut menjelaskan tujuan dilaksanakannya upacara.

“Ini merupakan pembelajaran kepada masyarakat, dan jero mangku sebagai pelayan masyarakat di tengah situasi modernisasi saat ini,” ungkapnya.

Sehari sebelum puncak upacara, pihaknya menyebutkan, dilaksanakan melasti di Pantai Samuh.

Saat pelaksanaan melasti, Tapakan Ida Bhatara akan disucikan.

Sementara Puncak Karya akan diisi dengan padudusan alit bebangkit catur caru panca korsika dengan ngaturang banten soda oleh karma desa yang dimulai sejak pukul 08.00.

Upacara akan dilanjutkan dengan Caru Panca Sata, ngaturang hidangan penyineb atau pengeloka cara yang dimulai pada pukul 19.00 Wita.

Kemudian dilanjutkan dengan krama  Banjar Menesa akan mekemit.

Pihaknya juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua pihak yang telah mendukung upacara Mapadudusan Alit Caru Panca Korsika di Pura Dalem, Desa, lan Puseh di Desa Adat Kampial sehingga berjalan dengan sukses.

Ida Pandita Mpu Nabe Yogi Swara sebagai salah satu pamuput karya menyebutkan, puncak karya berjalan dengan lancar berkat kerja sama dari pihak krama maupun prajuru yang bahu membahu agar tujuan upacara dapat tercapai.

Pihaknya berharap semua masyarakat di Desa Adat Kampial dapat menemukan kebahagian dan kerahayuan.

Sementara itu, Prawartaka Karya I Nyoman Arta menerangkan, seluruh biaya upacara menggunakan kas Desa Adat Kampial dan punia dari masyarakat.

Pihaknya pun berharap pelaksanaan upacara dapat berjalan dengan lancar.

“Seluruh kegiatan dan pelaksanaan karya ini melibatkan seluruh unsur masyarakat. Mulai dari jero mangku, pecalang, dan krama Desa Adat Kampial,” paparnya.

Ilustrasi: Potato cheese ball
Ilustrasi: Potato cheese ball
Photo
Photo
Editor : Nyoman Suarna
#tradisi bali #DESA ADAT KAMPIAL #hindu bali #Karya Mapadudusan Alit #Caru Panca Korsika