BALI EXPRESS - Kitab Sarasamuccaya Sloka 4 mengulas konsep Makrokosmos dan Mikrokosmos dalam pandangan Hindu yang memiliki kaitan penting dengan kehidupan.
Menurut Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Kabupaten Tabanan, Ida Bagus Putu Wiadnyana, konsep ini merujuk pada pembagian dunia menjadi dua aspek, yaitu Bhuana Agung (Makrokosmos) dan Bhuana Alit (Mikrokosmos).
Sloka 4 dalam kitab tersebut menyatakan:
"Itihāśottamadasmājjāyante kavibuddhayaḥ, pañcabhya iva bhūtebhyo lokasamvidhayastrayaḥ."
Artinya, dari karya yang sangat indah ini, muncul kemampuan puitis, sebagaimana lima unsur membentuk tiga dunia.
Ini menghubungkan epos Mahabharata, yang muncul dari pemikiran pujangga besar, dengan konsep tiga dunia yang tercipta dari lima unsur (Pañca Mahā Bhūta), yakni tanah, air, api/sinar, udara, dan ether.
Makrokosmos (Bhuana Agung) dan Mikrokosmos (Bhuana Alit) saling terkait dan tidak terpisahkan satu sama lain.
Keyakinan ini didasarkan pada pandangan bahwa lima unsur ini membentuk tubuh manusia.
Dalam penjelasannya, Ida Bagus Wiadnyana menjelaskan bahwa Mikrokosmos mencakup unsur pertiwi (tulang dan daging), apah (darah, keringat, dan air kencing), bayu (napas dan tenaga), serta teja (tenaga suhu tubuh). Sedangkan akasa (rongga-rongga tubuh seperti usus dan saraf) merupakan unsur embang yang membentuk tubuh manusia dan menjaga kehidupannya.
Konsep ini menggambarkan keterkaitan erat antara alam semesta yang besar dan kehidupan individu, memperkuat pemahaman tentang harmoni dan keseimbangan dalam agama Hindu.
Editor : Nyoman Suarna