BALI EXPRESS - Setiap individu di dunia ini memiliki karakter unik yang didasarkan pada tanggal kelahirannya. Seperti yang diungkapkan oleh m.kalenderbali.org, orang yang lahir pada Soma Kliwon Uye memiliki karakter seperti ini:
Dwi Wara: Menga. Mereka adalah individu yang terbuka dan suka berinteraksi dengan orang lain.
Tri Wara: Beteng. Mereka memiliki kemampuan dalam melaksanakan pemujaan atau ritual keagamaan.
Catur Wara: Jaya. Meskipun memiliki pendirian yang teguh, mereka cenderung iri hati, yang membuat mereka sulit merasakan kebahagiaan.
Panca Wara: Kliwon. Mereka menikmati bekerja pada proyek-proyek pembangunan.
Sad Wara: Was. Mereka adalah individu yang ceria, baik, dan memiliki kemampuan untuk berhubungan dengan hewan-hewan di hutan. Mereka memiliki pandangan yang luas.
Sapta Wara: Soma. Pekerjaan yang cocok untuk mereka adalah pertanian. Meskipun sabar dan setia, mereka cenderung kurang cerdas dan sering merasa sedih.
Asta Wara: Guru. Mereka memiliki pemikiran yang jernih dan sering menjadi tempat mencari nasihat dan petuah.
Sanga Wara: Jangur. Mereka cenderung memiliki sifat buruk, berperilaku tidak terkendali, dan senang menyebabkan penderitaan orang lain. Mereka diwakili oleh simbol Macan/Harimau.
Dasa Wara: Suka. Mereka sering merasa bahagia dan mendapatkan kesenangan.
Wuku: Uye (Dewa Kuwera). Mereka memiliki sifat tegas, jarang bicara, pandai, tetapi sering lupa, tutur katanya halus dan menarik.
Mereka pandai dalam meraih simpati orang dan menghindari konflik rumit.
Mereka juga dikenal sebagai individu yang murah hati, meskipun memiliki sifat cemburu.
Lintang: Pedati. Mereka bertindak sesuai dengan keadaan mereka, mampu menarik perhatian dan simpati orang lain. Namun, tindakan mereka kadang-kadang dapat memicu kesalahpahaman.
Mereka cenderung cepat mereda saat marah dan suka berderma, dan prilaku mereka sering dipengaruhi oleh kerabat mereka.
Purnama-Tilem: Penanggal 2. Mereka memiliki banyak anak, banyak sahabat, cenderung pilih kasih, baik namun kadang-kadang pelupa.
Eka Jala Resi: Buat sebet. Mereka sering mengalami kesedihan.
Pararasan: Aras Kembang. Mereka mudah dalam memecahkan masalah, sulit mendapatkan keturunan, memiliki banyak teman, kurang memperhatikan kepentingan keluarga, dan lebih fokus pada kepentingan umum.
Panca Suda: Satria Wirang. Mereka cenderung pemarah, terkadang dingin, pemalu, dan meskipun mereka mungkin melakukan tindakan baik, akhirnya berubah menjadi buruk karena kurangnya pengendalian diri.
Pratiti Samut Pada: Jati. Mereka memiliki sifat pemberani, dicintai oleh atasan mereka, memiliki potensi untuk kekayaan, jujur dalam perilaku, dan banyak yang menyukai mereka. Mereka adalah individu yang setia kawan.
Mereka cenderung berisiko pada usia 5 hari, 9 bulan, dan 10 tahun, dan kematian mereka terkait dengan Pratiti Jaramarana.
Seiring bertambahnya usia, mereka akan mendapatkan perhatian dan bantuan dari pihak lain, meskipun mungkin ada sedikit hambatan.
Editor : Nyoman Suarna