Rahasia Laut Jadi Tempat Terbaik untuk Malukat: Sebuah Tradisi Umat Hindu di Bali
I Putu Suyatra• Selasa, 16 April 2024 | 18:53 WIB
Suasana Pantai Segara Sanur saat Banyupinaruh. (AGUNG BAYU/BALI EXPRESS)
BALI EXPRESS - Tempat terbaik untuk melakukan malukat bagi umat Hindu di Bali adalah di sumber air suci. Hal ini bisa dilakukan di berbagai tempat, seperti campuhan, pancuran, air tritisan yang disucikan, atau menggunakan tirta panglukatan yang dibuat oleh sulinggih.
Ada dua jenis tirta yang digunakan untuk malukat, yaitu tirta panglukatan pangarga dan tirta panglukatan klebutan.
Tirta panglukatan pangarga adalah tirta yang sengaja dibuat oleh sulinggih, sedangkan tirta panglukatan klebutan berasal langsung dari alam.
Contoh sumber air suci alami untuk malukat adalah klebutan (mata air dari tanah), pancuran yang berasal dari tebing, pertemuan dua sungai, dan pertemuan air sungai dan air laut.
Ida Peranda Gede Wayahan Wanasari ketika diwawancarai Bali Express (Jawa Pos Group) 2017 silam mengungkapkan bahwa tirta yang paling bagus untuk malukat adalah tirta yang ada di laut.
Hal ini karena laut merupakan pertemuan berbagai macam sumber mata air.
Tirta panglukatan pangarga yang dibuat oleh sulinggih juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu tirta karena nuur yang dibuat oleh pemangku dan tirta yang dibuat oleh sulinggih.
Malukat dapat dilakukan di berbagai tempat dengan sumber air suci, baik alami maupun tirta panglukatan.
Tirta yang paling bagus untuk malukat adalah tirta yang ada di laut, namun tirta panglukatan pangarga juga merupakan pilihan yang tepat.