Pohon Kepuh Raksasa di Bali: Pancer Gumi, Penunjuk Arah Nelayan, dan Kisah Mistis
I Gde Riantory Warmadewa• Kamis, 9 Mei 2024 | 15:36 WIB
Pohon kepuh di Desa Yeh Kuning, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali
BALI EXPRESS - Di Desa Yeh Kuning, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, Bali terdapat sebuah pohon kepuh (sterculia foetida) raksasa berusia ratusan tahun yang tak hanya menarik perhatian karena ukurannya yang luar biasa, tapi juga kisah mistis yang melingkupinya.
Pohon ini diyakini sebagai pancer gumi, penunjuk arah bagi nelayan, dan bahkan tempat memohon kesembuhan.
Pohon Kepuh Raksasa dengan Diameter 10 Meter
Pohon kepuh ini memiliki diameter sekitar 10 meter dan tinggi 70 meter, tumbuh kokoh di tengah jalan desa.
I Made Sujana, juru sapuh di areal pohon tersebut, menceritakan bahwa pohon ini sudah ada sejak desa dibuka dan konon dulu jalan desa dibelokkan karena tidak ada yang berani menebangnya.
Pancer Gumi dan Keyakinan Masyarakat
Warga Desa Yeh Kuning meyakini pohon kepuh ini sebagai pancer gumi, cikal bakal tonggak kehidupan masyarakat di sana.
Pohon ini dihormati dan dianggap memiliki penjaga gaib yang harus dihormati.
Penunjuk Arah bagi Nelayan
Karena besar dan menjulang tinggi, pohon kepuh ini dimanfaatkan para nelayan sebagai patokan arah saat melaut.