Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Gua Giri Putri: Tempat para Pertapa yang Kini Jadi Tempat Melukat Hindu Bali di Tengah Gua Nusa Penida, Diyakini Sebagai Stana Dewa Siwa

Nyoman Suarna • Kamis, 23 Mei 2024 | 19:13 WIB
PERTAPA: Pura Gua Giri Putri merupakan salah satu tempat suci dan tempat melukat umat Hindu Bali di Nusa Penida di tengah gua pertapa.
PERTAPA: Pura Gua Giri Putri merupakan salah satu tempat suci dan tempat melukat umat Hindu Bali di Nusa Penida di tengah gua pertapa.

BALI EXPRESS - Pulau Nusa Penida di Kabupaten Klungkung, Bali, tidak hanya memiliki pantai yang memikat dan puncak-puncak bukit yang menawan.

Pulau ini juga memiliki tempat melukat istimewa, salah satunya Pura Gua Giri Putri yang terletak di dalam sebuah gua terbesar di Nusa Penida.

Pada masa lalu, gua ini adalah tempat bagi para pertapa untuk mencari pemahaman mendalam dan pencerahan spiritual.

Namun kini, gua ini menjadi tempat melukat dan pura umat Hindu Bali.

Berlokasi di Desa Suana, Pura Gua Giri Putri dapat dijangkau dengan perjalanan sekitar 20 menit ke timur dari Pelabuhan Sampalan.

Meskipun aksesnya tidak mudah, banyak wisatawan, baik dari dalam negeri maupun mancanegara, yang sengaja datang ke Pura Giri Putri untuk merasakan kesakralannya.

Menurut Jro Mangku Nyoman Dunia, salah satu pemangku di pura ini, "Giri" berarti gunung, sementara "Putri" menggambarkan sifat feminin Tuhan sebagai ibu yang merawat dan memberi kehidupan kepada semua makhluk.

Pura Giri Putri menjadi tempat pemujaan Dewa Siwa dalam wujud dewi yang penuh kasih dan pelindung.

Dari luar, pura ini terlihat seperti sebuah bukit dengan ratusan anak tangga yang harus dinaiki oleh para pengunjung.

Setelah menaiki anak tangga, umat Hindu yang hendak melukat harus memasuki celah kecil dengan lebar sekitar 80 centimeter.

Sebuah ruangan besar menanti di dalam gua dengan ketinggian mencapai 10 meter dan panjang 310 meter, mampu menampung ratusan orang.

Meskipun udaranya pengap dan lembab, pencahayaan dari lampu-lampu di dalam gua memberikan kilauan yang menakjubkan pada stalaktit yang menjulang di atas.

Ada beberapa pelinggih yang tersebar di sekitar gua, masing-masing memiliki makna dan fungsi tersendiri. Mulai dari tempat melukat hingga tempat persembahyangan kepada Dewa Siwa dan manifestasinya.

Proses persembahyangan di Pura Giri Putri memiliki tahapan yang menggugah hati.

Dimulai dengan melukat di Linggih Ida Hyang Dewi Gangga untuk membersihkan diri dari hal-hal negative.

Kemudian dilanjutkan dengan persembahyangan di Pelinggih Ida Hyang Giri Pati untuk menghaturkan sembah bhakti kepada Dewa Wisnu dan Sang Hyang Naga Basuki.

Setelah itu, persembahyangan dilanjutkan di Linggih Ida Hyang Giri Putri, pelinggih utama yang menampilkan keanggunan dan kedalaman spiritual.

Kunjungan ke Pura Gua Giri Putri bukan sekadar perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan batin yang membangkitkan kesadaran dan ketenangan.

Setiap langkah dalam prosesi melukat dan bersembahyang membawa makna yang dalam, mengajarkan kesabaran, ketekunan, dan kegigihan dalam menghadapi rintangan hidup.

Jadi, jika Anda mencari pengalaman wisata yang tidak hanya memukau secara visual, tetapi juga memberi ketenangan dan pemahaman spiritual, maka berkunjunglah ke Pura Gua Giri Putri di Nusa Penida.

Biarkan diri Anda terselami dalam keanggunan spiritual yang memikat di balik dinding-dinding gua yang misterius itu.

Editor : Nyoman Suarna
#melukat #bali #gua #hindu bali #hindu #pura #giri putri #dewa siwa #nusa penida