Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Melukat di Pelinggih Patok Pura Prapat Nunggal, Ada Stana Kanjeng Ratu Kidul

I Putu Mardika • Sabtu, 20 Juli 2024 | 19:50 WIB

Pura Prapat Nunggal di Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bali
Pura Prapat Nunggal di Desa Pedungan, Denpasar Selatan, Bali
BALIEXPRESS.ID-Umat Hindu yang nangkil ke Pura Prapat Nunggal Pesanggaran, Pedungan, Denpasar Selatan, Bali yang terletak tidak hanya sebatas melaksanakan persembahyangan semata.

Tetapi juga pemedek  yang nangkil ke Pura Prapat Ninggal dapat melakukan penglukatan untuk melebur segala mala dan kekotoran.

Penglukatan di Pura Prapat Nunggal juga sangatlah unik dimana pengunjung yang melakukan penglukatan turun ke aliran air bakau dan melakukan penglukatan dibawah Pelinggih Patok.

Prosesi penglukatan bertujuan untuk menyucikan secara lahir dan bathin.

Dijelaskan Pemucuk Pura Prapat Ninggal, I Wayan Joni pujawali di pura ini dilaksanakan setiap 210 hari sekali yaitu pada selasa Kliwon Wuku Tambir (Anggara Kasih Tambir).

Kegiatan persembahyangan dibantu oleh pemangku dan dibantu oleh Paiketan Semeton Pengayah Pura Prapat Nunggal ketika pada hari-hari suci.

Baca Juga: Rejeki Seret, Asmara tak Jelas, Cobalah memohon di Pelinggih Maha Brahma Berkepala Empat Pura Prapat Nunggal

Persembahyangan pada Pura Prapat Nunggal dilaksanakan dari areal Nista Mandala atau disebut Jaba Sisi yaitu pada Pelinggih Kanjeng Ratu Kidul dan Gedong atau Beji.

Pelinggih Kanjeng Ratu Kidul ditandai dengan nuansa serba hijau di tengah hutan mangrove. 

Pelinggih Kanjeng Ratu Roro Kidul di Pura Prapat Nunggal Desa Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan.
Pelinggih Kanjeng Ratu Roro Kidul di Pura Prapat Nunggal Desa Pedungan, Kecamatan Denpasar Selatan.

Setelah melakukan persembahyangan di areal tersebut selanjutnya persembahyangan dilakukan di Pelinggih Simpang Empat yang berada di areal Madya Mandala atau bisa disebut Jaba Tengah.

Setelah melakukan persembahyangan pada Pelingih Simpang Empat, Persembahyangan di lakuakan di areal Utama Mandala atau bisa di sebut Jaba Tengah.

Penglukatan di Pura Prapat Nunggal dilakukan pada Pelinggih Patok.

Baca Juga: Pura Pura Gili Maya Taman Sari Desa Jungutbatu Nusa Lembongan, Pelinggih Perahu erat dengan Kisah I Renggan, Bisa Melukat Memohon Tamba

Saat pujawali, ketika Ida Pranda mepios, maka harus ada pementasa tarian Sakral. Seperti Rejang Dewa, Baris Gede, Topeng Sidakarya, Wayang Lemah.

“Wajib hukumnya ada. Saat Nganyarin juga ada Ida Sesuhunan napak pertiwi atau mepajar. Mulai dari Barong Ket, Barong Sae,” tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#melukat #bali #denpasar selatan #hindu bali #hindu #pura #Pura Prapat Nunggal