BALIEXPRESS.ID - Pura Luhur Muncaksari yang berlokasi di Banjar Anyar, Desa Sangketan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, Bali, pada tahun 2023 lalu diusulkan menjadi Cagar budaya, ternyata memiliki sejarah yang unik.
Selain dipercaya sebagai tempat memohon berkah kesuburan dan kemakmuran, Pura ini juga dipercaya sebagai tempat memohon jodoh.
Mangku Gede di Pura Muncaksari Jro Mangku Wayan Sudana yang juga dipanggil Jro Mangku Mirah, mengisahkan sejarah dari Pura Luhur Muncaksari ini konon sudah tertulis dalam buku Purana Bali sejak 400 tahun silam.
"Dalam Buku Purana Bali disebutkan Pura Luhur Muncaksari sudah tercatat sejak 400 tahun silam," ungkapnya.
"Dalam buku itu disebutkan Pura Luhur Muncaksari sebagai Bedugul Gumi yang artinya sebagai tempat memohon kemakmuran," jelasnya.
Hal ini dilanjutkan Jro Mangku Mirah karena dalam kepercayaan Umat Hindu, Pura Bedugul sebagai penguasa kehidupan segala makhluk hidup (sarwa prani).
Selain itu, penguasa penentuan hari baik-buruk untuk bercocok tanam (Sedahan Agung) di lahan basah maupun kering, tempat memohon hujan, dan tempat memohon kesuburan.
Selain sebagai tempat memohon kesuburan baik itu untuk para pengusaha, petani dan beberapa profesi lainnya, pura ini juga dipercaya sebagai salah satu pura yang tempat memohon jodoh.
Karena di Pura ini berstana Ida Ayu Mas Alit, dengan tempat berstananya di Sareng Loji yang terletak di sisi barat pura.
"Sebagai tempat Nunas (meminta) jodoh, sudah banyak yang membuktikannya. Karena banyak umat yang kembali datang untuk menghaturkan pejati," lanjutnya.
Jika dilihat dari lokasinya, Jro Mangku Mirah mengatakan, Pura Luhur Muncaksari ini dikatakan Mangku Mirah masih satu jajar dengan Pura Luhur Batukau.
Juga Pura Tambas Waras, Pura Besi Kalung, dan Pura Luhur Petali. Yang dipercaya memiliki kewibawaannya masing-masing.
Mulai dari Pura Tambas Waras sebagai pusat pengobatan, Pura Besi Kalung sebagai kekuatan dan kewibawaan, Pura Pucak Petali adalah pengendali persatuan, maka Pura Luhur Muncaksari sebagai pusat kemakmuran.
Untuk Odalan Pura Luhur Muncaksari ini jatuh pada Buda Umanis Medangsia.
Adapun Pengempon Pura Muncak Sari ada empat banjar, yakni Banjar Anyar, Banjar Puluk-Puluk, Banjar Tingkih Kerep, Banjar Puring, dan Banjar Bengkel Anyar. ***
Editor : I Putu Suyatra