Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Makna Mendalam Upacara Ngulapin bagi Umat HIndu Bali: Kunci Keseimbangan Hidup Setelah Musibah

I Putu Suyatra • Rabu, 28 Agustus 2024 | 00:58 WIB
Upacara ngulapin yang dilaksanakan umat Hindu Bali setelah mengalami musibah kecelakaan.
Upacara ngulapin yang dilaksanakan umat Hindu Bali setelah mengalami musibah kecelakaan.

BALIEXPRESS.ID - Upacara umat Hindu di Bali memiliki makna yang sangat diyakini oleh masyarakat, terutama yang berkaitan dengan manusia.

Apabila upacara ini tidak dilaksanakan, dampaknya akan kembali pada manusia itu sendiri, menimbulkan ketidakseimbangan yang bisa memengaruhi kehidupan sehari-hari.

Salah satu upacara yang sangat penting adalah Ngulapin, yang bertujuan untuk mengembalikan keadaan setelah mengalami musibah, baik bagi pratima, manusia, maupun jasad yang telah dikubur.

"Khusus untuk jasad, upacara ini sangat penting agar prosesi selanjutnya dapat dilaksanakan dengan baik," jelas Mangku I Wayan Satra dalam wawancara pada Selasa (7/2/2017).

Lebih lanjut, Satra menekankan bahwa Ngulapin juga memiliki dampak signifikan bagi mereka yang baru sembuh dari penyakit berat.

Tujuan utamanya adalah agar orang yang telah diupacarai bisa kembali menikmati segala jenis makanan tanpa khawatir akan kambuhnya penyakit.

Dalam bahasa Bali, kondisi ini dikenal sebagai "betus."

Meskipun sudah sembuh, jika upacara pangulapan belum dilakukan, orang tersebut tetap harus membatasi asupan makanan dan tidak diperkenankan keluar rumah.

Satra menjelaskan bahwa sebelum upacara pangulapan dilakukan, keseimbangan catur sanak, yang merupakan pelindung dan saudara manusia secara niskala, belum sepenuhnya tercapai.

Hal ini menjadikan upacara Ngulapin sangat penting untuk mengembalikan keseimbangan tersebut, memastikan keselamatan dan kesehatan orang yang baru saja mengalami musibah atau penyakit.

Upacara ini menjadi kunci untuk menyeimbangkan kembali kehidupan, sehingga mereka yang terlibat dapat melanjutkan aktivitas sehari-hari dengan normal.

Kepercayaan dan pelaksanaan upacara ini menunjukkan betapa kuatnya keyakinan masyarakat Bali dalam menjaga keseimbangan spiritual dan fisik dalam kehidupan mereka. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #ngulapin #kecelakaan #hindu #musibah