Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sejarah Pura Taman Ayun di Mengwi: Salah Satu Tempat Suci Hindu Bali yang Sering Dikunjungi Wisatawan

IGA Kusuma Yoni • Rabu, 28 Agustus 2024 | 14:49 WIB
Pura Taman Ayun di Mengwi
Pura Taman Ayun di Mengwi

BALIEXPRESS.ID - Pura Taman Ayun, tempat suci Hindu di Desa Mengwi, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, Bali, telah mencuri perhatian dunia setelah dinobatkan sebagai Warisan Budaya Dunia oleh UNESCO pada tahun 2012.

Namun, di balik kemegahannya, pura ini menyimpan kisah yang panjang dan penuh liku, termasuk masa-masa kelam ketika pura ini hampir terlupakan dan rusak parah akibat bencana.

Pangelingsir Puri Ageng Mengwi, A.A Gde Agung, mengungkapkan bahwa Pura Taman Ayun memiliki hubungan erat dengan berdirinya Kerajaan Mengwi pada tahun 1627 Masehi.

Pura yang selesai dibangun dan diplaspas pada tahun 1634 M ini awalnya didirikan oleh Raja Mengwi pertama, I Gusti Agung Ngurah Made Agung, yang kemudian dikenal sebagai Ida Cokorda Sakti Belambangan.

Sebagai pura Paibon atau Pedarman keluarga Raja Mengwi, Pura Taman Ayun merupakan tempat pemujaan roh leluhur raja-raja Mengwi.

Gedong Paibon yang terletak di sisi utara pura menjadi pusat penghormatan, dan seperti pura-pura lain di Bali, Taman Ayun juga dibagi dalam konsep tri mandala, yang mencakup Utama Mandala (area utama), Madya Mandala (area tengah), dan Nista Mandala (area terluar).

Namun, sejarah Pura Taman Ayun tidak selalu berjalan mulus.

Pada tahun 1890, Kerajaan Mengwi terlibat dalam perang dengan Raja Badung yang berujung pada kekalahan.

Raja Mengwi kesepuluh, I Gusti Agung Made Agung, gugur dalam pertempuran, dan keluarga kerajaan terpaksa mengungsi, meninggalkan Pura Taman Ayun dalam kondisi terbengkalai.

Ketika keluarga kerajaan kembali pada tahun 1911, Pura Taman Ayun mulai dirawat kembali.

Namun, bencana alam berupa gempa bumi dahsyat pada 20 Januari 1917 menghancurkan banyak bangunan di pura ini.

Meskipun demikian, pura ini secara perlahan dipugar kembali hingga menjadi salah satu warisan budaya yang tak ternilai seperti yang kita kenal sekarang.

Di balik segala cobaan yang dialami, Pura Taman Ayun tetap menjadi simbol kebangkitan dan ketahanan budaya Bali, sebuah situs yang tak hanya menjadi tempat pemujaan tetapi juga rekreasi bagi keluarga kerajaan Mengwi.

Kini, keindahan dan sejarah panjang Pura Taman Ayun terus menginspirasi, menjadikannya destinasi yang penuh pesona bagi siapa saja yang ingin menyelami kekayaan budaya Bali. *** 

Editor : I Putu Suyatra
#pura taman ayun #bali #hindu #sejarah #kerajaan mengwi #badung #AA Gde Agung