Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arca Bedogol Tabanan: Penjaga Gaib yang Melindungi Sejak Zaman Kerajaan di Bali

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 15 September 2024 | 03:24 WIB
Arca Bedogol, sebuah peninggalan kuno yang dipercaya menjadi benteng tak kasatmata kerajaan di Tabanan Bali
Arca Bedogol, sebuah peninggalan kuno yang dipercaya menjadi benteng tak kasatmata kerajaan di Tabanan Bali

BALIEXPRESS.ID -  Peninggalan sejarah dari masa Kerajaan Tabanan selalu menyimpan cerita mistis dan penuh tanda tanya. Salah satunya adalah Arca Bedogol, sebuah peninggalan kuno yang dipercaya menjadi benteng tak kasatmata kerajaan tersebut.

Berada di pertigaan timur Pasar Tabanan, tepat di sebelah barat Kantor Pemadam Kebakaran Kabupaten Tabanan, Bali, Arca ini tak hanya menjadi saksi bisu sejarah, tetapi juga penjaga gaib yang menjaga ketertiban hingga saat ini.

Penjaga Jalan dari Zaman Kerajaan Tabanan

Menurut Jero Mangku Pura Dalem Prajapati, Dharma Kesuna, Arca Bedogol merupakan stana dari Ratu Gede Sedahan Pengadangan, sosok gaib yang dipercaya mengawasi keamanan dan ketertiban di sepanjang jalan sekitar lokasi Arca.

Meski tidak ada catatan tertulis dalam bentuk Babad atau Purana mengenai sejarah Arca ini, kisah turun-temurun menyebutkan bahwa peninggalan ini sudah ada sejak masa Kerajaan Tabanan.

Namun, kapan tepatnya Arca tersebut didirikan dan pada masa pemerintahan raja yang mana, hingga kini masih menjadi misteri yang belum terpecahkan.

Penelitian Arkeologi yang Belum Terjawab

Pihak Balai Arkeologi yang pernah meneliti keberadaan Arca Bedogol juga belum bisa menentukan usia pasti dari Arca tersebut.

Masyarakat setempat meyakini bahwa Arca ini sudah berusia ratusan tahun, dengan fungsi utamanya sebagai benteng niskala yang mencegah orang-orang berniat buruk memasuki wilayah kerajaan.

Apakah Arca ini memiliki kekuatan magis? Itulah yang terus menjadi pertanyaan yang memicu rasa penasaran.

Tradisi Sesajen di Pertigaan Mistik

Keunikan lain dari Arca Bedogol ini adalah tradisi sesajen berupa tipat yang masih dilakukan hingga kini.

Masyarakat yang melintasi pertigaan tempat Arca berdiri, sering menghaturkan sesajen dengan harapan mendapatkan keselamatan selama di jalan.

“Di tengah ada Arca yang merupakan Stana Ratu Gede Sedahan Pengadangan dan dikelilingi tiga arca kecil di setiap arah pertigaan,” ungkap Dharma Kesuna.

Lebih menarik lagi, ada kepercayaan yang menyebutkan bahwa jika bayi atau balita pertama kali melintasi pertigaan tersebut tanpa sesajen, anak tersebut akan menangis terus menerus.

Tradisi ini masih kuat dipegang oleh para orang tua yang membawa anak-anak mereka melewati tempat itu.

Perlindungan Gaib yang Terbukti?

Tak hanya dipercaya sebagai penjaga jalan, Arca Bedogol ini dianggap memberikan perlindungan kepada masyarakat sekitar.

Menurut Dharma Kesuna, hingga saat ini tidak pernah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan di kawasan tersebut.

Masyarakat yang percaya meyakini bahwa selama mereka menghormati dan menghaturkan sesajen, keselamatan akan selalu menyertai mereka.

Piodalan dan Ritual Adat

Arca Bedogol memiliki hari khusus, Buda Umanis Tambir, sebagai hari piodalan yang dirayakan oleh warga Banjar Adat Sakenan Baleran.

Ritual ini terus dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada Arca yang selama ini diyakini melindungi mereka dari bahaya. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #arca bedogol #kerajaan #tabanan