Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Goa Pesusu, Situs Penuh Misteri di DAS Tukad Pakerisan: Berkah untuk Kaum Perempuan yang Baru Melahirkan

Putu Agus Adegrantika • Sabtu, 21 September 2024 | 03:42 WIB
Goa Pesusu di Desa Pejeng Klod, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali
Goa Pesusu di Desa Pejeng Klod, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali

BALIEXPRESS.ID - Di sepanjang aliran Tukad Pakerisan, sebuah goa misterius menyimpan cerita mistis yang jarang diungkap. Goa Pesusu, yang terletak di wilayah Desa Pejeng Klod, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar, Bali, tidak hanya menjadi saksi bisu masa lalu, namun juga dipercaya sebagai tempat penuh berkah, khususnya bagi kaum perempuan yang mengalami masalah kesehatan pasca melahirkan.

Meskipun berada di kawasan yang kaya akan situs purbakala, seperti Pura Pengukur-Ukuran yang dikenal sebagai tempat pembuktian kesaktian Mahapatih Kebo Iwa, hingga Goa Garba yang letaknya tidak jauh, Goa Pesusu justru kian tenggelam dalam kerimbunan hutan.

Keberadaannya semakin tersembunyi, tertutup akar pepohonan, seolah goa ini enggan memperlihatkan diri kepada dunia.

Kisah Mistis Goa Pesusu yang Terkubur Zaman

Dewa Gede Rawan, juru rawat situs purbakala Pura Pengukur-Ukuran, mengenal betul seluk-beluk Goa Pesusu.

Menurutnya, goa ini sejak dulu memang dikenal memiliki aura mistis yang kuat.

Namun sayangnya, kondisi Goa Pesusu saat ini sudah sangat jarang dikunjungi, bahkan nyaris terlupakan.

Jalan setapak yang dulu lebar kini tertutup semak belukar, dan aliran Tukad Pakerisan yang dangkal menambah kesan goa ini enggan terlihat.

"Warga sudah jarang sekali datang ke sini, bahkan tak ada sisa-sisa sesajen yang menandakan tempat ini pernah didatangi untuk memohon sesuatu," ujar Dewa Gede Rawan.

Hal ini berbanding terbalik dengan situs-situs lainnya yang masih sering dikunjungi untuk tujuan ritual.

Perjuangan Menembus Hutan untuk Temukan Goa Pesusu

Tim Bali Express (Jawa Pos Group) yang mendatangi Goa Pesusu bersama Dewa Gede Rawan harus berjuang keras.

Jalan setapak yang dulu menjadi jalur penghubung masyarakat kini tak lagi terlihat.

Perjalanan menyusuri sungai dan hutan lebat sepanjang 500 meter bukanlah hal yang mudah, namun pemandangan alam dan relief di tebing-tebing sungai menjadi bayaran yang setimpal.

Goa ini diyakini memiliki nilai magis tersendiri. Dewa Gede Rawan mengungkapkan, dahulu banyak ibu-ibu yang datang untuk memohon kesembuhan, terutama ketika mereka mengalami masalah pasca melahirkan, seperti ASI yang tidak keluar.

Selain itu, air tirta dari Goa Pesusu dipercaya mampu menyembuhkan perempuan yang memiliki masalah menstruasi, seperti siklus yang tidak teratur.

Goa Pesusu, Berkah yang Mulai Dilupakan

Namun kini, perkembangan zaman dan kemajuan dunia medis membuat Goa Pesusu semakin terpinggirkan.

"Dulu banyak yang memohon berkah di sini, sekarang sudah sangat jarang," kata Dewa Gede Rawan.

Meski demikian, nilai mistis dan magis Goa Pesusu tetap menjadi bagian penting dari sejarah dan budaya setempat.

Dalam kondisi terabaikan, Goa Pesusu menunggu untuk kembali ditemukan, baik oleh wisatawan yang ingin menjelajah sejarah maupun masyarakat yang ingin merasakan kekuatan spiritual yang tersimpan di dalamnya.

Apakah goa ini akan kembali populer seperti dahulu, atau justru semakin terkubur dalam legenda yang terlupakan?

Goa Pesusu, dengan segala misteri dan kekuatan magisnya, masih menyimpan cerita yang layak untuk diungkap kembali. Apakah Anda berani menjelajahinya? *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #gianyar #GOA PESUSU #melahirkan #tampaksiring