Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk: Tempat Suci Hindu Bali untuk Memohon Keturunan di Sukawati

I Putu Suyatra • Sabtu, 14 Desember 2024 | 14:18 WIB

Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk di Sukawati, Gianyar, Bali
Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk di Sukawati, Gianyar, Bali

BALIEXPRESS.ID - Tempat suci Hindu Bali, Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk di Sukawati, Gianyar, menjadi salah satu destinasi spiritual yang menarik perhatian, terutama bagi pasangan suami-istri yang mendambakan keturunan.

Terletak dekat dengan pesisir Pantai Purnama, pura ini tidak hanya menjadi tempat persembahyangan bagi 13 tempek di bawah naungan Subak Ageng, tetapi juga dipercaya menyimpan kekuatan magis untuk memohon keturunan.

Keistimewaan Pura Er Jeruk dan Palinggih Ratu Brayut

Pura yang telah ada sejak tahun Isaka 1944 atau sekitar abad ke-11 ini menyimpan palinggih unik bernama Ratu Brayut, yang dipercaya memiliki kekuatan khusus untuk membantu pasangan memperoleh keturunan.

Palinggih ini dihiasi patung seorang ibu dengan banyak anak, yang melambangkan kesuburan dan berkah keluarga.

“Palinggih Ratu Brayut diyakini masyarakat sekitar maupun dari luar Gianyar sebagai tempat nunas (memohon) keturunan. Banyak pemedek (umat) yang datang khusus untuk meminta berkah keturunan,” ungkap I Nyoman Oka, Tokoh Adat Sukawati.

Ritual Memohon Keturunan di Pura Er Jeruk

Bagi pasangan yang ingin memohon keturunan, terdapat serangkaian prosesi yang harus dilakukan.

Mereka diwajibkan membawa tiga buah pejati dan satu canang pengeraos.

Pejati pertama dihaturkan di palinggih utama Pura Er Jeruk, kedua di Pura Dalem Ped, dan terakhir di Palinggih Ratu Brayut.

Setelah itu, pemangku setempat memimpin doa bersama pasutri, diakhiri dengan memakan lungsuran berupa tumpeng sebagai simbol penerimaan berkah.

Nyoman Oka bahkan menceritakan pengalamannya. “Menantu saya hanya memiliki anak perempuan dan ingin seorang anak laki-laki. Setelah mengikuti tahapan ritual, dalam waktu sebulan ada tanda-tanda. Sekarang, mereka telah dikaruniai seorang putra,” ungkapnya.

Kewajiban Menepati Janji

Namun, berkah dari Pura Ratu Brayut ini juga membawa tanggung jawab besar.

Pasutri yang mendapatkan anak setelah memohon di pura ini harus menepati janji yang mereka ucapkan selama prosesi.

Jika tidak, anak yang lahir dipercaya dapat mengalami berbagai halangan, seperti sakit-sakitan hingga kejadian tragis lainnya.

“Rata-rata anak yang didapat setelah nunas di sini memang cenderung rewel. Tetapi mereka memiliki potensi luar biasa, bahkan sering memiliki indra keenam sejak kecil,” tambahnya.

Perjalanan Menuju Pura Er Jeruk

Bagi yang ingin mengunjungi pura ini, aksesnya cukup mudah melalui Jalan Ida Bagus Mantra.

Dari Denpasar, hanya butuh waktu kurang dari 20 menit menuju lokasi yang berada di arah Pantai Purnama.

Kebetulan, saat kunjungan tim kami beberapa hari lalu, Pura Er Jeruk tengah mempersiapkan Karya Agung, sebuah upacara besar yang hanya dilaksanakan setiap 30 tahun sekali.

Apakah Anda penasaran dengan keajaiban Pura Er Jeruk? Mungkin inilah saatnya Anda membuktikan sendiri kekuatan spiritualnya. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Pura Er Jeruk #gianyar #keturunan #hindu #Pura Kahyangan Jagat Er Jeruk #sukawati #pantai purnama