Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Pasien Koma dan Mati Suri di Bali Sembuh setelah Nunas Tirta Naga Basuki di Pancuran Tirta Naga Basuki Pura Taman Sari, Bangli

I Putu Suyatra • Rabu, 1 Januari 2025 | 22:46 WIB
Pancuran Dasamala dan Widyadari yang terletak di Pura Taman Sari, Banjar Sama Griya, Desa Jehem, Tembuku, Bangli, Bali
Pancuran Dasamala dan Widyadari yang terletak di Pura Taman Sari, Banjar Sama Griya, Desa Jehem, Tembuku, Bangli, Bali

BALIEXPRESS.ID - Pancuran Dasamala dan Widyadari yang terletak di Pura Taman Sari, Banjar Sama Griya, Desa Jehem, Tembuku, Bangli, Bali, ternyata sudah ada sejak beratus-ratus tahun silam.

Namun, tempat yang dulu dikenal sebagai hutan rimba ini baru-baru ini diperkenalkan kembali kepada masyarakat dan tengah dalam proses renovasi untuk lebih tertata.

Keindahan serta keajaiban tempat ini ternyata menyimpan banyak cerita mistis yang mengundang rasa penasaran.

Keajaiban Tirta Naga Basuki yang Menyembuhkan

Salah satu kisah menarik datang dari seorang krama yang datang dari luar Kabupaten Bangli.

Mereka datang untuk nunas (meminta berkah) melalui Tirta Naga Basuki yang berada di bawah pelataran Pura Taman Sari.

Menurut Tokoh Banjar Sama Griya, Ida Bagus Putu Patra, mereka memohon tirta untuk mengobati keluarga yang tengah koma di rumah sakit.

Yang mengejutkan, meski Putu Patra tidak mengetahui pasti penyakit yang diderita, pasien yang sebelumnya dalam kondisi kritis perlahan mulai membaik setelah air suci tersebut dipercikkan.

“Dulu juga ada yang nunas tirta untuk orang yang mati suri. Sempat meninggal sebentar, kemudian hidup lagi. Seperti diberi napas tambahan oleh Ida yang berada di Pura Taman Sari,” jelas Jro Bendesa dengan penuh keyakinan.

Kisah Misterius yang Menyertai Pancuran Suci

Cerita-cerita aneh dan mistis memang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari Pura Taman Sari dan pancuran airnya.

Sumber mata air yang kini dikenal dengan nama Pancuran Tirta Naga Basuki ini sudah menjadi tempat yang dihormati sejak zaman dahulu.

Berdasarkan cerita turun-temurun, para tetua adat menerima wahyu yang mengungkapkan bahwa mata air ini terhubung langsung dengan Pura Agung Besakih, tempat yang sangat sakral bagi umat Hindu Bali.

Penuh Kepercayaan dan Pengalaman Mistis

Tak hanya warga lokal, beberapa tokoh adat dan pemangku juga pernah merasakan fenomena luar biasa di tempat ini.

Beberapa di antaranya bahkan mengalami kesurupan ketika meminta agar mata air di Pura Taman Sari dijaga dengan baik.

Keajaiban air suci ini telah mendorong warga untuk menata kawasan tersebut agar bisa lebih mudah dikunjungi dan lebih banyak orang bisa merasakan manfaatnya.

“Air pancuran ini dinamai Tirta Naga Basuki, karena ada kaitannya dengan Pura Besakih. Kepercayaan ini telah turun temurun dan terbukti memberikan berkah bagi yang memanfaatkannya dengan penuh keyakinan,” tutur Jro Bendesa.

Saksi Keajaiban dari Tirta Naga Basuki

Kisah-kisah tentang air suci ini terus berkembang di masyarakat. Tak hanya dipercaya memiliki kekuatan untuk menyembuhkan penyakit, air tersebut juga dianggap sebagai simbol kehidupan dan keberkahan yang datang dari Pura Agung Besakih.

Dengan sejarah panjang dan cerita-cerita mistis yang melingkupinya, Pura Taman Sari dan Pancuran Tirta Naga Basuki terus menarik perhatian banyak orang yang ingin merasakan sendiri keajaibannya.

Renovasi yang tengah dilakukan di Pura Taman Sari bertujuan untuk memperkenalkan tempat ini lebih luas lagi kepada masyarakat, sekaligus memberikan ruang bagi mereka yang ingin berkunjung dan merasakan manfaat dari Tirta Naga Basuki.

Sebuah tempat yang penuh misteri, berkah, dan mungkin, keajaiban yang tak terungkapkan. *** 

 

Editor : I Putu Suyatra
#melukat #MATI SURI #Balimajor #naga basuki #bangli #hindu #pura taman sari #Tirta