Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Simbol Rambut Panjang dalam Hindu Dilandasi Berbagai Mitologi, Simbol Mengendalikan Indriya  

I Putu Mardika • Jumat, 17 Januari 2025 | 04:25 WIB

 

Rambut meperucut (diikat ke atas) sebagai simbol mengikat panca indriya
Rambut meperucut (diikat ke atas) sebagai simbol mengikat panca indriya
BALIEXPRESS.ID-Dalam Hindu, rambut panjang memiliki beberapa makna simbolis dan spiritual yang mendalam, tergantung pada konteks dan beberapa aspek budaya, sosial, dan ajaran spiritual. Ada beberapa teks ataupun cerita yang menyinggung tentang rambut panjang.

Penyuluh Agama Hindu dari Kabupaten Gianyar, Ida Bagus Putu Wiadnyana Manuaba, S.Ag, M.Sos menjelaskan ada aspek budaya, sosial dan spiritual, terkait rambut panjang menurut Umat Hindu di Bali.

Salah satunya dalam kitab suci Rgveda, kitab tertua Hindu, terdapat beberapa ayat yang menyebut tentang para rishi (suci) dengan rambut panjang.

“Orang berambut panjang dalam Rg Veda sering disebut sebagai Munis atau orang pertapa yang bijak dan memiliki rambut panjang sebagai simbol kehidupan pertapaan dan kekuatan spiritual. Munis ini adalah pendeta, maha Rsi, sehingga identic dengan rambut panjang,” jelasnya.

Baca Juga: Ambil Paket Narkoba, Warga Pering Diringkus: Ngaku Ikuti Petunjuk

Lanjutnya, dalam Siwa Purana, dewa Siwa diidentikkan dnegan berambut panjang, yang diperucut seperti sulinggih di Bali. Mitologinya, pada saat turunnya Dewi Gangga, rambut Dewa Siwa inilah dijadikan penampungan penampungan air dari langit

“Agar air Sungai gangga tidak meluber ke Bumi, sehingga tidak terjadi bencana. Dan ini mengikat kesucian,” sebutnya.

Mitologi rambut panjang juga terdapat dalam kisah mahabrata rambut panjang disimbolkan kekuatan, ketika drupadi bersumpah tidak akan mengikat rambutnya karena pernah dilecehkan dan dipermalukan oleh duryodana dan dursasana.

“Sampai Bima bersumpah kalau akan melumuri darah dursasana dan duryodana di kepala drupadi untuk menghapus sumpahnya. Dan rambut panjang dalam mahabrata ini adalah sebuah kehormatan. Rambut adalah mahkota dan simbol kehormatan,” katanya.

Rambutnya yang terurai menjadi simbol kehormatan dan balas dendam yang harus dipenuhi, menunjukkan aspek spiritual dari pengendalian diri dan harga diri.

Dalam tradisi Hindu, rambut panjang sering kali dikaitkan dengan beberapa aspek ini yaitu simbol kesucian dan simbol kekuatan spiritual, yang memiliki makna mendalam dalam ajaran dan praktik keagamaan.

Rambut panjang dalam konteks kesucian merujuk pada pemahaman bahwa tubuh adalah kendaraan spiritual yang harus dijaga dan dihormati.

Baca Juga: Detik-detik Seorang Tukang Ojek Tewas Terlindas Bus Pariwisata, Diduga Sopir Lalai: Kronologinya Sangat Mengerikan

Rambut dianggap sebagai bagian dari tubuh yang menyimpan energi vital (prana), dan menjaga rambut tetap panjang dipandang sebagai cara untuk memelihara energi ini.

Rambut panjang juga simbol keterhubungan dengan Tuhan. Dalam banyak tradisi Hindu, rambut yang dibiarkan tumbuh panjang melambangkan keterhubungan dengan alam dan Tuhan.

Bagi beberapa kelompok spiritual seperti Sadhu dan yogi, membiarkan rambut tumbuh tanpa dipotong melambangkan penyerahan diri kepada Tuhan dan jalan spiritual yang murni.

Ini adalah bentuk pengabdian dan penghormatan terhadap kodrat suci.

Itu sebabnya rambut panjang berfungsi menjaga kesucian, bagi wanita Hindu, rambut panjang juga bisa menjadi simbol kesucian dan kebersihan.

Dalam beberapa teks kuno, disebutkan bahwa menjaga rambut panjang tanpa memotongnya adalah tanda bahwa seseorang menghormati tubuhnya dan menjaga kemurnian jiwa serta fisiknya. Juga sebagai simbol feminin dan kecantikan.

Dalam beberapa budaya Hindu, khususnya bagi wanita, rambut panjang sering dilihat sebagai simbol kecantikan, kesuburan, dan energi feminin (shakti).

Dewi-dewi Hindu seperti Parvati dan Lakshmi sering digambarkan dengan rambut panjang yang indah, yang melambangkan kekuatan dan keagungan wanita.

Baca Juga: I Dewa Gede Agus Umbara, Ingin Dunia Modifikasi Berkembang Perangi Narkoba

“Perempuan Bali sangat menjaga rambutnya sampai di bawah. Itu adalah karakter feminisme,” ungkapnya.

Rambut panjang juga siimbol kekuatan spiritual sebagai penanda kekuatan spiritual atau energi ilahi yang terkumpul dan tersimpan di dalam tubuh, terutama di kepala.

Ia menambahkan, dalam aspek kekuatan spiritual yang berkaitan dengan rambut panjang adalah Penyerapan Energi Kosmik.

Rambut diyakini sebagai perpanjangan dari sistem saraf yang dapat menyerap energi kosmik dari alam semesta.

“Ini adalah salah satu alasan mengapa para pertapa (Sadhu) dan yogi yang mengejar kehidupan spiritual sering kali membiarkan rambut mereka tumbuh panjang atau menjadikannya gimbal (jata),” katanya.

 Dengan menjaga rambut tetap panjang, mereka dapat memanfaatkan energi alam yang kemudian digunakan dalam meditasi atau praktik spiritual mereka.

Rambut panjang juga dapat melambangkan pengendalian diri dan disiplin dalam kehidupan spiritual.

Dalam tradisi pertapaan, menjaga rambut panjang adalah cara untuk menunjukkan bahwa seseorang telah mengatasi godaan dan keterikatan duniawi.

Baca Juga: Nikmati Makan Bergizi Gratis, Puluhan Siswa SD Keracunan: Pengelola SPPG Akui Penyebabnya Diduga Ini

Ini adalah simbol dari pencapaian spiritual yang mendalam di mana individu telah melepaskan ego dan berfokus sepenuhnya pada pencarian moksha (pembebasan spiritual).

Secara keseluruhan, rambut panjang dalam Hindu mencerminkan hubungan yang mendalam dengan spiritualitas, kemurnian, dan kekuatan ilahi.

Rambut panjang menjadi simbol eksternal dari perjalanan batin yang mendalam menuju kesucian dan kebangkitan spiritual.

“Rambut panjang adalah bentuk komitmen. Bahwa beliau sudah ngeret indriya dengan komitmen mengikat rambutnya. Simbol rambut diikat itu adalah melepas keduniawiaan oleh seorang sulinggih,” tutupnya. (dik)

Editor : I Putu Mardika
#mahabarata #spiritual #mitologi #sulinggih #Rgveda #hindu #rambut panjang #siwa