Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Tirthayatra: Perjalanan Spiritual Umat Hindu, Lebih dari Sekadar Ziarah: Perhatikan Tiga Hal Ini

I Putu Suyatra • Rabu, 2 April 2025 | 16:25 WIB

Tirthayatra
Tirthayatra

BALIEXPRESS.ID - Dalam kehidupan umat Hindu Bali, istilah "Tirthayatra" tentu sudah tidak asing lagi. Lebih dari sekadar ziarah, Tirthayatra merupakan perjalanan spiritual yang mendalam, sebuah upaya untuk mendekatkan diri pada Tuhan dan leluhur.

Terutama di momen-momen suci seperti Hari Raya Galungan, purnama, atau tilem, Tirthayatra menjadi bagian penting dari praktik keagamaan.

Makna Mendalam di Balik Perjalanan Suci

Secara etimologis, "Tirthayatra" berasal dari bahasa Sanskerta, yaitu "Tirtha" yang berarti air atau sungai suci, dan "Yatra" yang berarti perjalanan.

Baca Juga: Pihak Ridwan Kamil Siapkan Pasal untuk Menjerat Lisa Mariana dengan Ancaman 6 Tahun Penjara, Tes DNA Jadi Sorotan!

Dengan demikian, Tirthayatra adalah perjalanan suci untuk memperoleh air suci, yang diyakini sebagai media anugerah dari Tuhan dan leluhur.

Dalam konteks Agama Hindu di Bali, Tirtha memiliki peran sentral dalam ritual, sehingga Agama Hindu juga sering disebut sebagai Agama Tirtha.

Kitab Sarasamuccaya, khususnya sloka 277-279, menjelaskan Tirthayatra sebagai kewajiban umat Hindu.

Perjalanan ini, yang dilakukan dengan niat suci mengunjungi tempat-tempat suci, dianggap lebih utama daripada penyucian dengan yajña, dan dapat dilakukan oleh siapa saja, bahkan oleh orang miskin sekalipun.

Tujuan dan Persiapan Tirthayatra

Menurut DR. Drs. I Made Sugata, M.Ag, seorang dosen UHN IGB Sugriwa Denpasar, Tirthayatra memiliki dua tujuan utama: penyucian diri dan mengenal tempat-tempat suci.

Perjalanan ini merupakan bagian dari pendakian spiritual untuk mencari ketenangan dan kedamaian jasmani dan rohani.

Baca Juga: Viral Surat Kepala Desa Klapanuggal Minta THR 165 Juta, Kini Berujung Minta Maaf

Dalam melaksanakan Tirthayatra, umat Hindu perlu memperhatikan beberapa hal penting, yaitu:

Selama Tirthayatra, umat Hindu dapat melakukan berbagai kegiatan spiritual, seperti melantunkan kidung suci, melafalkan japa mantra, menghormati orang suci, memberikan dana punia, dan melakukan kerja bakti di pura.

Tirthayatra di Era Modern

Di era modern, Tirthayatra tidak lagi terbatas pada wilayah lokal. Umat Hindu kini melakukan perjalanan spiritual hingga ke luar daerah atau antar pulau.

Yang terpenting, di mana pun tempat suci yang dikunjungi, umat Hindu harus tetap menjaga etika dan kesucian tempat tersebut.

Baca Juga: Lawar Bali: Bukan Sekadar Hidangan, Simbol Filosofis dan Kekayaan Rasa

Manfaat Tirthayatra

Tirthayatra bukan hanya perjalanan fisik, tetapi juga perjalanan spiritual yang membawa banyak manfaat, di antaranya:

Mari kita jadikan setiap Tirthayatra sebagai momen untuk meningkatkan kualitas diri dan mendekatkan diri pada Tuhan. *** 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#UHN IGB Sugriwa #Sarasamuccaya #hindu bali #Tirthayatra