Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kuatkan Spiritualitas Melalui Tirtayatra

Putu Agus Adegrantika • Senin, 26 Januari 2026 | 20:30 WIB
TIRTAYATRA : Pelaksanaan tirtayatra oleh Seksi Pendidikan Agama Hindu Kemenag Gianyar.
TIRTAYATRA : Pelaksanaan tirtayatra oleh Seksi Pendidikan Agama Hindu Kemenag Gianyar.

BALIEXPRESS. ID - Di tengah kesibukan menjalankan tugas kedinasan, Seksi Pendidikan Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar meluangkan waktu untuk menapaki perjalanan spiritual melalui kegiatan tirtayatra. Kegiatan ini bukan sekadar perjalanan rohani, tetapi menjadi ruang jeda untuk menenangkan batin, menyelaraskan pikiran, serta meneguhkan kembali makna pengabdian sebagai aparatur yang melayani umat dan negara.

 

Kepala Seksi Urusan Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Nyoman Mudana, menegaskan bahwa kegiatan ini memiliki makna mendalam bagi aparatur pendidikan Hindu. Menurutnya, tirtayatra adalah sarana untuk menguatkan spiritualitas sekaligus memperdalam pemahaman nilai-nilai ajaran Hindu yang menjadi landasan dalam bekerja dan melayani umat.

 

“Melalui tirtayatra, kita tidak hanya melakukan persembahyangan, tetapi juga memperbaharui niat dan kesadaran spiritual. Ini penting agar pengabdian yang kita lakukan tetap dilandasi ketulusan dan dharma,” ungkap I Nyoman Mudana di sela-sela kegiatan.

Kegiatan ini semakin bermakna dengan kehadiran langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Agung Wardhita. Kehadiran pimpinan tersebut memberikan suntikan semangat dan motivasi tersendiri bagi seluruh peserta, sekaligus menjadi bukti nyata dukungan pimpinan terhadap pembinaan keagamaan bagi aparatur.

Dalam suasana penuh kekhidmatan, I Gusti Ngurah Agung Wardhita menyampaikan bahwa pembinaan spiritual merupakan bagian penting dalam pembentukan karakter aparatur yang berintegritas, disiplin, dan beretika. Menurutnya, aparatur yang memiliki fondasi spiritual yang kuat akan mampu memberikan pelayanan yang lebih tulus dan bertanggung jawab.

Lebih dari sekadar kegiatan seremonial, tirtayatra ini menjadi wahana mempererat kebersamaan antarpegawai. Kebersamaan dalam sembahyang, perjalanan, dan refleksi menumbuhkan rasa persaudaraan yang pada akhirnya berdampak positif pada iklim kerja yang harmonis dan saling mendukung.

Nilai-nilai śraddhā dan bhakti yang diperoleh selama tirtayatra diharapkan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Spirit ketulusan, pengabdian, dan keseimbangan hidup menjadi bekal penting dalam menghadapi tantangan pelayanan keagamaan di tengah masyarakat yang semakin dinamis.

I Nyoman Mudana menambahkan, peningkatan kualitas spiritual aparatur akan berpengaruh langsung pada kualitas pelayanan umat. Aparatur yang bekerja dengan hati dan kesadaran dharma akan mampu menghadirkan pelayanan yang profesional, humanis, dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan ini, Seksi Pendidikan Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar berharap semangat pengabdian terus terjaga dan tumbuh. Tirtayatra menjadi pengingat bahwa dalam setiap langkah pengabdian, spiritualitas adalah sumber kekuatan utama.*

Editor : Putu Agus Adegrantika