Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

BBTF 2021 Digelar di Nusa Dua, Targetkan 150 Buyers dari 20 Negara

Nyoman Suarna • Rabu, 2 Juni 2021 | 03:42 WIB
BBTF 2021 Digelar di Nusa Dua, Targetkan 150 Buyers dari 20 Negara
BBTF 2021 Digelar di Nusa Dua, Targetkan 150 Buyers dari 20 Negara

MANGUPURA, BALI EXPRESS – Bali and Beyond Travel Fair (BBTF), ajang pameran perjalanan dan wisata internasional terkemuka di Indonesia, kembali digelar di kawasan The Nusa Dua (ITDC Bali). BBTF 2021 diharapkan mampu menarik 125 sellers baik dari Bali maupun provinsi lainnya di Indonesia. Serta kurang lebih 150 buyers dari 20 negara termasuk Indonesia, United Kingdom, Perancis, serta beberapa negara dari Australia, Amerika, dan Asia.


BBTF tahun ini mengangkat tema ‘Exploring Sustainable & Wellness Tourism’, dengan harapan dapat memperkenalkan exhibitors (sellers) dengan konsep pariwisata berkelanjutan (sustainable tourism) dan pengembangan wisata wellness/health tourism. BBTF ke-7 ini rencananya akan digelar 8-12 Juni 2021 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua Bali secara temu muka dan virtual.


Managing Director The Nusa Dua, I Gusti Ngurah Ardita mengatakan, sebagai pengelola The Nusa Dua, pihaknya siap menjadi tuan rumah event BBTF. Khususnya di masa adaptasi kebiasaan baru seperti sekarang ini. Mengingat kawasan dan tenant dalam kawasan The Nusa Dua telah tersertifikasi Cleanliness, Health, Safety and Environmental Sustainability (CHSE) dan para pekerjanya telah menyelesaikan program vaksinasi.


“Kami berharap BBTF dapat menjadi ajang untuk mempromosikan kembali destinasi serta produk wisata unggulan di Bali dan daerah lain di Indonesia kepada pasar internasional, sebagai upaya mendorong pemulihan pariwisata Bali dan nasional pasca pandemi Covid-19,” katanya, Selasa (1/6).


BBTF diprakarsai oleh Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau Association of The Indonesian Tours And Travel Agencies (ASITA) Bali sejak 2014, secara konsisten mendapatkan dukungan dari Kementerian Pariwisata hingga saat ini.


“BBTF tahun ini diharapkan dapat menjadi upaya komunikasi dan jembatan kebangkitan ekonomi pariwisata post-pandemi Covid-19, dan mata rantai promosi destinasi maupun produk wisata berkelanjutan,” tuturnya.(ika)

Editor : Nyoman Suarna
#nusa dua