Berlokasi di tengah-tengah permukiman penduduk di Lingkungan Bebalang, Kelurahan Bebalang, Bangli ini, D’Ambassador menyediakan segala yang berhubungan dengan sport, baik itu sepatu, baju, hingga suplemen. Lengkap di sana. “Di sini all sport. Dari KW sampai ori (original, Red) tersedia. Tinggal dipilih,” jelas pria berusia 32 tahun ini saat ditemui Bali Express (Jawa Pos Group), Minggu (28/5).
Ia menegaskan, promosi lewat teknologi digital membuat D’Ambassador dikenal masyarakat luas. Tidak hanya mereka yang tinggal di wilayah Bangli, banyak pembeli datang dari kabupaten lain, bahkan beberapa kali dikunjungi bule yang berlibur di wilayah Ubud, Gianyar. “Sekarang tidak harus mencari tempat strategis, terpenting cara promosi. Begitu kekuatan teknologi,” ungkapnya.
Selain pembeli datang langsung ke tokonya, banyak pesanan datang dari luar Bali. Itu karena D’Ambassador aktif promosi di media sosial (medsos) dan marketplace. Sekitar 30 persen barang yang terjual berkat teknologi digital. “Ke depan, pasti memperluas jaringan lewat online,” tegas bapak satu anak ini.
Untuk transaksi, D’Ambassador juga telah mengikuti perkembangan teknologi. Bagi pemesanan lewat online, jelas pembayaran via transfer. Begitu pula pelayanan di tokonya, transaksi bisa transfer atau tunai. Ia juga sudah mengajukan ke BRI agar konsumen bisa transaksi menggunakan QRIS di toko itu. “QRIS itu lebih simple, tinggal scan, tidak perlu lagi tanya nomor rekening,” ungkapnya.
Selain jeli dalam hal promosi, Adhi Putra mengakui toko yang berdiri pada tahun 2016 itu bisa tetap eksis juga karena bantuan BRI. Adhi Putra merupakan nasabah jenis KUR BRI. Awalnya plafon Rp 50 juta, dan kini sudah plafon ratusan juta. “Bunga KUR itu rendah,” sebutnya.
BRI Regional Office Denpasar mengakui antusias masyarakat Bali menyerap KUR termasuk tinggi. Regional CEO BRI Denpasar Recky Plangiten menyebutkan penyerapan KUR mikro di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada tahun 2022 mencapai Rp 12,4 triliun atau 100,57 persen dari target yang ditetapkan. “Respon tersebut disambut baik oleh BRI dengan memberikan kemudahan dan kecepatan pelayanan KUR baik yang diajukan melalui Unit Kerja BRI maupun secara online,” kata Recky dalam keterangan tertulis. BRI juga terus mendorong nasabah UMKM bertransformasi ke pengelolaan bisnis secara digital untuk meningkatkan kapasitas dan keberlanjutan bisnis. (wan) Editor : I Putu Suyatra