Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pipa Bocor, Pasokan Air ke Badung Selatan Tersendat

I Komang Gede Doktrinaya • Senin, 5 Juni 2023 | 19:49 WIB
PERBAIKAN : Petugas melakukan perbaikan pipa PDAM Badung di jembatan panjang, Jalan Baypass I Gusti Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (30/5). Ist
PERBAIKAN : Petugas melakukan perbaikan pipa PDAM Badung di jembatan panjang, Jalan Baypass I Gusti Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan, Selasa (30/5). Ist
BADUNG, BALI EXPRESS - Selama beberapa hari terakhir suplai air dari Perumda Air Minum Tirta Mangutama (PDAM Badung) tersendat di beberapa wilayah Badung Selatan.

Beberapa wilayah yang aliran airnya terganggu, meliputi kawasan Balangan, Cengiling, Pecatu, dan sekitarnya. Hal itu akibat adanya kebocoran pipa berukuran 400 mm di jembatan panjang Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran, Kuta Selatan.

Warga di Perumahan Balangan yang juga merupakan Lurah Tanjung Benoa, Wayan Sudiana mengaku banyak menerima keluhan dari warga sekitar terkait tersendatnya pasokan air. Menurutnya, gangguan tersebut telah terjadi sejak 28 Mei 2023. Bahkan ia telah menginformasikan adanya gangguan karena adanya perbaikan pipa di Jembatan Jalan Bypass Ngurah Rai, Jimbaran.

“Kami sudah informasikan pemberitahuan yang telah dilayangkan Perumda terkait gangguan karena pengerjaan perbaikan pipa. Jadi warga sudah mengerti dan berupaya mencari alternatif sendiri,”ungkapnya, Minggu (4/6).

Pihaknya menyebutkan, Perumda Air Minum Tirta Mangutama juga telah memasok air tangki. Hanya saja kebanyakan warga tidak memiliki penampungan air. Sehingga air yang didapatkan tidak mampu tertampung dalam waktu yang lama. Sudiana berharap kendala yang dialami masyarakat dapat segera terselesaikan. Terlebih air merupakan kebutuhan primer.

“Kalau saya sendiri memiliki tiga cubangam (penampungan air) yang berfungsi, jadi gangguan ini masih bisa saya atasi. Tapi yang tidak punya cubangan ini yang memang cukup menyulitkan. Semoga suplai air bisa kembali normal,” jelasnya.

Sementara Dirtek Perumda Air Minum Tirta Mangutama Kabupaten Badung, Made Suarsa menjelaskan, tersendatnya suplai air di wilayah selatan Badung akibat adanya kebocoran pipa. Namun ia menegaskan sudah dilakukan perbaikan sejak 30 Mei 2023. Namun setelah diperbaiki ternyata kembali muncul kebocoran.

“Hari Selasa kemarin kami eksekusi, itu kami ganti pipanya sepanjang 10 meter. Hari Rabu sudah selesai, setelah kami alirkan, ternyata bocor lagi. Karena pipa lama dan korosif dia, sebab berada di bawah air payau,” jelas Suarsa.

Saat perbaikan, tim yang bertugas pun sedikit mengalamin kesulitan akibat adanya air laut pasang. Meski demikian, pihaknya mengaku terus berupaya melakukan perbaikan. Bahkan rencananya akan dilakukan relokasi pipa ke posisi yang lebih aman.

“Kami sudah relokasi pipanya itu, kami bawa ke atas. Ini perlu kajian yang luar biasa. Sedang dikaji panjang pipanya berapa dan kekuatannya berapa. Itu kan tidak bisa langsung serta merta kami naikkan pipanya tanpa kajian,” paparnya.

Lebih lanjut ia menyadari, masyarakat tidak ingin mengetahui pentingnya permasalahan yang dialami. Sehingga pihak PDAM telah mengirimkan suplai air tangki ke beberapa wilayah. “Kita sudah siap-siap dengan air tangki. Jadi wilayah tertentu kami sudah berikan air tangki,” terangnya.

  Editor : I Komang Gede Doktrinaya
#Pipa Bocor #pdam badung #Suplai Air ke Badung Selatan Tersendat #Perumda Air Minum Tirta Mangutama