KLUNGKUNG, BALI EXPRESS- Menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan umat Hindu di Bali, pesanan dodol meningkat. Pengusaha dodol di Desa Besan, Kecamatan Dawan, Klungkung sampai kewalahan melayani pesanan.
Ni Nengah Yuliati,40, pemilik usaha dodol buah di Desa Besan mengatakan bahwa menjelang Galungan dirinya sangat kewalahan memenuhi pasaran dodol karena sejak beberapa hari lalu, semakin hari pesanan semakin banyak. Tidak main-main pesanan satu orang bisa memesan mencapai 4.000 dodol.
“Galungan pesanan semakin banyak saya kewalahan membuat dodol per hari saya cumanbisa membuat 3.000 dodol, namun pesanan sangat banyak hingga 6.000 dodol per harinya,” ujar Yuliati, Selasa 25 JUli 2023.
Selain itu, harga barang saat ini juga memengaruhi daya jual karena terbilang mahal seperti , harga gula per sak Rp560 ribu, kertas pembungkus dodol dulu Rp17 ribu sekarang Rp25 ribu. Hal itu menyebabkan pengusaha dodol sering tersendat. “Harga alat dan bahan mahal untung menjadi menipis,” ungkapnya.
Yuliati menambahkan saat ini harga dodol tetap. Sebanyak 100 dodol dihargai Rp70 ribu. Ia tidak mau menaikkan harga karena akan berimbas pesanan bisa berkurang. (*)
Editor : I Made Mertawan