Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kisah Agen BRILink di Bali Kerap Selamatkan Nasabah dari Penipuan

I Made Mertawan • Sabtu, 30 Maret 2024 | 18:00 WIB

 

I Gusti Ketut Anom, Agen BRILink di Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali sering menyelamatkan nasabah dari penipuan.
I Gusti Ketut Anom, Agen BRILink di Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali sering menyelamatkan nasabah dari penipuan.

BANGLI, BALI EXPRESS- Agen BRILink Anom Jaya telah menjadi penyelamat bagi banyak nasabah yang hampir menjadi korban penipuan.

I Gusti Ketut Anom, pemilik Agen BRILink Anom Jaya yang beralamat di Desa Kintamani, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali itu sering kali mencegah pengiriman uang nasabah kepada penipu.

"Kalau ditanya jumlahnya berapa yang diselamatkan, sudah tidak terhitung. Pokoknya banyak," ungkap Ajik Anom, sapaan akrab I Gusti Ketut Anom.

Baca Juga: Dikemas dengan Lirik Kocak, Puja Astawa Jawab Keresahan Soal Nasi Campur Rp 40 Ribu Lewat Lagu

Ajik Anom menuturkan bahwa sejak tahun pertama menjadi agen yaitu pada 2021, sudah ada nasabah yang nyaris tertipu.

Modus penipuan itu beragam. Misalnya menang undian yang berujung minta uang sejumlah uang.

Ada juga barang mewah ditawarkan dengan harga murah. "Banyak modusnya. Saya banyak menyelamatkan," tegasnya saat ditemui Kamis, 7 Maret 2024.

Namun diakui pria berusia 57 tahun ini, ada juga nasabah tertipu dengan mengirim sejumlah uang lewat Agen BRILink Anom Jaya.

Berkaca dari pengalaman itu, agen Laku Pandai ini agak cerewet melayani nasabah yang memanfaatkan jasa transfer.

Ia selalu berusaha keras memastikan keamanan transaksi nasabah dengan bertanya secara detail tentang tujuan transfer mereka.

Baca Juga: Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga di Bali: WNA AS Diduga Aniaya Istri yang Sedang Ngempu Bayinya  

Pernah kejadian nasabah hampir tertipu Rp1,3 juta. Syukurnya, sebelum uang dikirim, Ajik Anom mendengar nasabah yang bersangkutan menerima telepon dari orang yang dicurigai sebagai penipu.

Akhirnya transaksi dibatalkan. “Penipunya marah-marah lewat telepon, iya tidak apa-apa, yang penting nasabahnya Ajik tidak tertipu,” katanya.

Agen BRILink lainnya di Bali, Deasy Hidayati Damhuri juga selalu mengingatkan nasabah agar tidak menjadi korban penipuan.

Agen BRILink di Kampung Kusamba, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung ini meyakinkan nasabah bahwa transaksi yang dilakukan benar-benar aman. Tujuannya jelas, terutama transfer.

“Sejauh ini sih tidak nasabah jadi korban penipuan,” kata Deasy.

Baca Juga: Artis FTV Icha Annisa Faradila Berbicara Terkait Tudingan yang Menimpa Dirinya Terkait Santet dan Kematian Stevie Agnecya

Sebagai perpanjangan tangan BRI, Deasy tak semata-mata mengejar keuntungan finansial, tapi juga wajib memperhatikan bahwa transaksi yang dilakukan tidak merugikan pihak-pihak tertentu.

“Sebagai agen, saya harus punya rasa simpati, kasihan nanti orangnya kena tipu,” kata Deasy yang sudah menjadi Agen BRILink sekitar 10 tahun.   

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari secara terpisah mengatakan keberhasilan Agen BRILink merupakan inspirasi bagi BRI untuk terus berinovasi dan memberikan layanan yang lebih baik lagi di masa yang akan datang.

Berdasarkan data, jumlah Agen BRILink terhitung hingga akhir akhir Desember 2023 mencapai 740.818 agen dengan volume transaksi mencapai Rp1.427 triliun, meningkat lebih banyak dari periode tahun 2022.

Baca Juga: Menyingkap Makna dan Fungsi Rajah dalam Tradisi Hindu Bali

Fitur-fitur yang dapat dinikmati di BRILink meliputi pembayaran tagihan listrik, air, iuran BPJS, telepon, pembelian pulsa, pembayaran cicilan, top-up BRIZZI, setoran pinjaman, dan transaksi lainnya.

Kini melalui Agen BRILink, masyarakat sudah bisa melayani penjualan asuransi mikro, tarik tunai dari luar negeri, pembelian voucher games, serta melayani kebutuhan perjalanan dengan layanan pembelian tiket bus, shuttle dan ferry(*)

 

 

Editor : Nyoman Suarna
#bali #bangli #BRILink #BRI #penipuan