BALIEXPRESS.ID - Terpantau sejak beberapa pekan terakhir, harga cabai rawit kian pedas.
Saat ini, harga cabai rawit sudah sampai Rp 80 ribu per kilogram. Yang mana sebelumnya, sempat seharga Rp 90 ribu per kilogram.
Baca Juga: Libatkan 552 Pos PIN, Pj Bupati Jendrika Tinjau Pelaksanaan PIN Polio di Desa Takmung
Dijumpai di Pasar Badung, salah seorang pedagang bumbu dapur, Ni Wayan Wandri menyebutkan, harga cabai kian melambung.
Cabai Bali atau yang didatangkan dari Sukawati saat ini mencapai Rp 80 ribu per kilogram.
Sedangkan cabai rawit yang didatangkan dari Jawa mencapai Rp 70 ribu per kilogram.
Padahal sebelumnya, harga cabai masih aman di angka Rp 45 ribu per kilogram. Namun beberapa pekan terakhir terus menanjak.
Baca Juga: Keluarga Dali Wassink Gelar Upacara Ngulapin di TKP Kecelakaan, Warganet; Respect
“Naiknya bertahap; tiap hari harga naik. Kemarin malah sempat Rp 90 ribu per kilogram cabai Sukawati-nya," ungkapnya, Selasa (23/7).
Sementara itu, untuk harga jenis bumbu dapur lainnya masih normal.
Diantaranya, bawang merah Rp 25 ribu per kilogram, bawang putih Rp 37 ribu per kilogram dan tomat Rp 10 ribu per kilogram.
"Tomat sudah murah sekarang. Dulu kan sempat Rp 40 ribu per kilo," ucapnya.
Meski harga naik, namun Wayan Wandri mengaku pasokan hingga saat ini masih berjalan lancar.
Disinggung terkait penyebab kenaikan cabai, dirinya mengaku tak tahu jelas.
"Dapatnya sudah mahal. Biasanya musim hujan yang mempengaruhi harga. Sekarang kan lagi tidak musim hujan," terangnya.
Sementara itu, berdasarkan data harga pasar dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar per Senin (22/7) juga menunjukan harga cabai rawit rata-rata mencapai Rp70,417 per kilogram.
Baca Juga: Siapa Gebby Vesta, Transgender yang Sebut Jalan Sunset Road Bali Butuh Tumbal?
Harga ini berlaku di beberapa pasar di Denpasar yakni, Pasar Nyanggelan, Pasar Kereneng, Pasar Badung dan Pasar Agung.(ika)
Editor : Wiwin Meliana