BALIEXPRESS.ID- PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan.
Khususnya bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya kebutuhan transaksi masyarakat selama libur akhir tahun, BRI menyiapkan penyediaan kas sebesar Rp 1,056 triliun.
Dana tersebut dialokasikan untuk wilayah Bali sebesar Rp515,9 miliar, NTB Rp225,5 miliar, dan NTT Rp314,5 miliar melalui jaringan ATM dan CRM BRI.
Selain penguatan likuiditas, BRI mengoperasikan sejumlah kantor cabang dengan layanan nasabah umum pada periode 26-27 Desember 2025.
Adapun unit kerja BRI yang melayani nasabah umum pada 26 Desember 2025 yakni Branch Office Semarapura, Sumbawa Besar, dan Dompu.
Sedangkan pada 27 Desember 2025, layanan nasabah umum dapat dilayani di Branch Office Denpasar Gajah Mada, Singaraja, Raba Bima, Dompu, Ende, dan Bajawa.
Selain itu, pada periode 26-28 Desember 2025, BRI juga membuka layanan terbatas, meliputi penerimaan setoran penebusan DO BBM dan non-BBM dari SPBU/merchant.
Layanan nasabah inti kerja sama, layanan ASDP, cash pick up, serta pengisian ATM dan CRM, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Adapun unit kerja yang melayani layanan terbatas pada 26 Desember 2025 meliputi Branch Office Denpasar Gatot Subroto, Negara, dan Praya.
Sedangkan pada 27 Desember 2025, BRI Buka layanan terbatas di Branch Office Tabanan Kediri, Amlapura, Mataram, Kupang, Waingapu, Kalabahi, dan Labuan Bajo.
Pada 28 Desember 2025, nasabah juga dapat dilayani terbatas di Branch Office Renon dan Selong.
Regional CEO BRI Region 17/Denpasar, Hery Noercahya, menjelaskan kesiapan ini merupakan komitmen BRI dalam menjaga kualitas layanan selama momentum libur Nataru.
“Untuk memastikan layanan perbankan tetap berjalan optimal selama libur Natal dan Tahun Baru 2026, mulai dari kecukupan likuiditas, kesiapan jaringan ATM dan CRM, hingga pengaturan layanan terbatas di unit kerja tertentu,” jelasnya.
Dalam mendukung kelancaran operasional, BRI juga menyiagakan petugas operasional sesuai ketentuan yang berlaku, melakukan pengamanan unit kerja operasional, serta mitigasi risiko, termasuk koordinasi dengan aparat keamanan setempat apabila diperlukan.
Editor : IGA Kusuma Yoni