BALI EXPRESS, DENPASAR - Patung Ir Soekarno tidak hanya bisa dilihat pada perempatan Kediri, Tabanan. Namun terdapat juga pada pertigaan Jalan Tantular, Denpasar. Hanya saja yang membedakan patung tersebut belum diresmikan, meskipun telah beberapa bulan lalu selesai dikerjakan. Bahkan sampai saat ini masih terbungkus dengan bendera merah-putih.
Ketua Yayasan Museum Bung Karno, Gus Marhaen menjelaskan kepada Bali Express (Jawa Pos Group) bahwa patung tersebut akan diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia. Hanya saja masih menunggu agenda pastinya.
“Bahasanya itu bahwa presiden akan mengagendakan. Namun waktunya belum jelas, diagendakan itu tidak lebih dan tidak kurang,” teragnya Minggu (23/9).
Peresmian patung tersebut, ia mengaku akan sekaligus diresmikannya juga dengan kawasan Taman Agung Proklamasi tepat di timur patung tersebut. Selain itu pada kawasan taman itu juga ada lorong waktu sejarah, gedung pola pembangunan semesta nasional dan miniatur rumah proklamasi.
“Di sana juga sebagai ayunan cangkul pertama Presiden Soekarno tentang infrastruktur di Indonesia. Yaitu tepatnya pada tanggal satu, bulan satu, tahun 1961,” paparnya.
Diketahui tinggi patung yang terbungkus itu sekitar 4 meter belum termasuk dengan dasarnya. Sedangkan panjang tamannya sekitar 375 meter dari barat ke timur. Meski patungnya belum diresmikan namun tak jarang yang tampak menggunakan sebagai background berfoto. Bahkan wisatawan asing yang kebetulan lewat melihat dan dirasa unik menurutnya tampak mengabadikan kawasan tersebut.
Sedangkan Kepala Bidang Pertamanan Kota Denpasar, I Putu Sandika sebelumnya menyampaikan pembangunan patung di sana memang lokasinya yang strategis. Sehingga sangat cocok dalam penataan sebuah taman yang bernuansa kemerdekaan. Mengingat kawasan tersebut juga ditatatnya taman yang bernuansa proklamasi. “Itu dibangun oleh Yayasan Museum Soekarno, kalau terkait peresmiannya lebih tepatnya hubungi ke pihak yayasan saja,” imbuh dia.
Editor : I Putu Suyatra