Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Asal Usul Desa Kediri di Bali: Ada Jejak Ksatria Jawa, Dulu Ternyata Bernama Kekeran

I Putu Suyatra • Sabtu, 31 Agustus 2024 | 19:27 WIB

 

Desa Kediri, Tabanan, Bali
Desa Kediri, Tabanan, Bali

BALIEXPRESS.ID - Nama sebuah desa sering kali menyimpan rahasia besar di baliknya, namun tidak semua sejarah terungkap dengan jelas. Desa Kediri, yang terletak di Kabupaten Tabanan, Bali, memiliki kisah yang tak sepenuhnya terungkap karena minimnya lontar sebagai sumber otentik.

Meski begitu, jejak-jejak sejarahnya yang dituturkan turun-temurun oleh para tokoh masyarakat, tetap memancarkan pesona tersendiri.

Dikutip dari website Desa Kediri, konon, desa-desa di Bali, termasuk Kediri, sudah ada sejak zaman kerajaan.

Nama Kediri sendiri diyakini berasal dari kisah kedatangan enam ksatria dari Kerajaan Kahuripan Kediri di Jawa ke Bali, yang dipimpin oleh Maha Patih Gajah Mada.

Mereka datang untuk menaklukkan Kerajaan Beda Hulu, yang saat itu dipimpin oleh Raja Gajah Wahana yang terkenal kejam.

Setelah Gajah Mada berhasil menaklukkan Beda Hulu, Bali pun jatuh ke tangan para ksatria dari Kediri.

Salah satu ksatria itu, Ki Arya Kenceng, dianugerahi wilayah Tabanan.

Namun, masa kejayaan Tabanan tak berlangsung lama. Perpecahan di antara para Cokorda di Tabanan menyebabkan kekacauan, dan wilayah Kekeran (sekarang Kediri) menjadi ajang perebutan kekuasaan.

Cerita semakin menarik dengan kehadiran keris sakti bernama Ki Baru Gajah, yang dikisahkan memiliki kekuatan luar biasa untuk menaklukkan musuh dan mengusir penyakit.

Keris ini menjadi simbol kejayaan Dinasti Pungakan di Kekeran, sebelum akhirnya kekuasaan beralih ke tangan Cokorda Tabanan.

Pada masa itu, seorang raja bernama I Gusti Ngurah Celuk, yang berasal dari Puri Kaleran, mengambil alih Kekeran dan mengganti namanya menjadi Kediri.

Hingga kini, keris Ki Baru Gajah tetap dikeramatkan oleh masyarakat Kediri dan menjadi bagian penting dari upacara keagamaan.

Perjalanan Desa Kediri terus berlanjut hingga perubahan statusnya dari desa menjadi kelurahan dan kembali lagi menjadi desa.

Sejarah panjang ini bukan hanya tentang perubahan administratif, tetapi juga tentang pertempuran, kejayaan, dan simbol-simbol sakral yang tetap hidup dalam ingatan masyarakatnya.

Dengan segala misteri dan cerita yang menyertainya, Desa Kediri tetap menjadi saksi bisu dari sejarah Bali yang penuh dengan intrik dan peristiwa penting.

Bagaimana kisah ini akan berkembang di masa depan? Hanya waktu yang akan menjawabnya. ***

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #asal usul #kediri #sejarah #tabanan