BALIEXPRESS.ID – Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka, perempuan muda berbakat dari Klungkung, menjadi salah satu figur inspiratif yang berhasil menggabungkan dunia politik, kewirausahaan, dan bela diri.
Lahir pada 25 April 2001, ia telah menorehkan banyak prestasi di berbagai bidang.
Sejak kecil, Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka sudah menunjukkan dedikasi dalam pendidikan. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SDN 1 Semarapura (2007-2013), lalu melanjutkan ke SMPN 1 Semarapura (2013-2016) dan SMAN 1 Semarapura (2016-2019). Tak berhenti di sana, ia berhasil menyelesaikan studi sarjananya di Universitas Udayana, mengambil jurusan Matematika (2019-2024).
Dalam dunia profesional, ia terjun sebagai wirausaha di bidang kecantikan. Namun, ketertarikannya terhadap bela diri membawanya menjadi atlet sejak 2022 hingga sekarang, sekaligus menjabat sebagai Pelatih Wingchun Klungkung sejak 2023.
Perjalanan organisasi Tjokorda Istri Agung Putri Gitaloka cukup panjang dan penuh dedikasi. Sejak di bangku sekolah, ia sudah aktif di OSIS SMAN 1 Semarapura (2018-2019). Saat kuliah, ia menjadi Sekretaris BEM Fakultas MIPA Universitas Udayana selama dua periode (2020-2022).
Keaktifannya terus berlanjut di berbagai organisasi kepemudaan dan sosial, seperti menjadi Anggota Paguyuban Jegeg Bagus Klungkung (2019-sekarang), Bendahara Jegeg Bagus Klungkung (2020-2024), serta Sekretaris ESI Kabupaten Klungkung (2020-2024). Selain itu, ia juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Perempuan & Anak Banteng Muda Indonesia (BMI) sejak 2023, Wakil Ketua Bidang Pariwisata & Ekonomi Kreatif KNPI Klungkung (2025-2028), dan Sekretaris Organisasi Tanam Tuwuh Klungkung (2025).
Meski baru resmi bergabung dengan PDIP pada 2022, kecintaan dara ayu yang akrab Tjok Gita itu terhadap dunia politik sudah dimulai sejak lama. Dimana ia kerap mendampingi ayahnya, yang pernah mencalonkan diri sebagai Bupati Klungkung dalam Pilkada 2013 dan kembali maju di Pilkada 2018 dengan dukungan PDIP.
“Sejak 2013, saya sudah mengenal dunia politik dengan menemani ayah saya turun langsung ke masyarakat. Meski saat itu belum menang, saya banyak belajar dari pengalaman tersebut. Pada 2023, saya dihubungi untuk bergabung PDIP dan mencalonkan diri sebagai calon anggota DPRD Provinsi Bali untuk mewakili suara perempuan,” ungkapnya.
Tak hanya itu, darah politik juga mengalir dari sang kakek yang pernah menjabat sebagai Bupati Klungkung pertama. Hal ini menjadi motivasi besar baginya untuk mendengar aspirasi masyarakat dan memperjuangkan kepentingan mereka melalui jalur legislatif.
Selain berkiprah di dunia politik, Tjok Gita juga aktif sebagai atlet bela diri sejak 2022. Ia menekuni wushu tradisional dan berhasil lolos mewakili Bali dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024 di Medan.
“Saya tidak pernah membayangkan bisa sejauh ini dalam dunia bela diri maupun di politik. Tapi saya selalu mengambil setiap kesempatan dengan penuh semangat dan dedikasi. Setiap peluang yang datang, saya hadapi all out 1000 persen,” tegasnya.
Dengan semangat juangnya yang tinggi di dunia politik, organisasi, dan bela diri, Tjok Gitaa menjadi sosok inspiratif yang membuktikan bahwa perempuan bisa berperan besar dalam berbagai bidang. Ia siap membawa perubahan dan berkontribusi lebih luas bagi masyarakat Klungkung dan Bali. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana