BALI EXPRESS - Pesulap Limbad harus dilarikan ke rumah sakit akibat terbakar saat melakukan atraksi. Ia mengalami luka bakar di wajahnya akibat gagal melakukan atraksi sembur api di alun-alun Reksogati, Caruban, Kabupaten Madiun, Sabtu (2/9) malam.
Dilansir dari Radar Kudus (JawaPos Group), Limbad dilarikan ke RSUD Caruban usai insiden tersebut terjadi. Limbad mengalami luka bakar dan harus mendapat tindakan operasi.
Dirut RSUD Caruban Drg. Farid Amirudin mengatakan, luka bakar yang dialami Limbad saat sampai di rumah sakit mencapai 8 persen. Kemudian, Limbad dirujuk ke RSUD Dr. Soedono Madiun untuk mendapat penanganan lebih baik.
Setelah dipindahkan, luka bakar yang dialami Limbad menurun menjadi 4 persen.
Dokter Farid dan tim langsung melakukan tindakan operasi karena dikhawatirkan terjadi pembengkakan dan luka di dalam tenggorokan Limbad.
"Sebenarnya luka bakarnya nggak terlalu. Tapi karena di wajah, kita khawatir kalau sampai ada pembengkakan di tenggorokan, khawatir ada luka dalamnya,"ucap Farid, Senin (4/9).
Kemudian, Farid memaparkan kondisi Limbad saat ini yang sudah membaik usai dilakukan operasi. Tim dokter masih terus memantau kondisi dari pesulap itu.
"Pemulihan itu kan diberi treatment. Luka bakarnya langsung dibersihkan. Tujuannya supaya segera timbul jaringan baru,"sambung Farid.
Sebelumnya beredar sebuah video master Limbad melakukan atraksi sembur api. Dalam video yang beredar, terlihat Limbad dan beberapa orang asisten yang sedang atraksi dikerumuni banyak warga.
Dalam video terlihat Limbad bertelanjang dada alias tidak menggunakan baju. Dia hanya menggunakan celana panjang hitam.
Pesulap yang bernama Salim Babad ini kemudian mencoba menyemburkan api dari mulutnya.
Api itu berhasil berkobar seperti tiupan angin yang besar dan menggumpal saat Limbad meniupnya. Namun, saat bersamaan jenggot Limbad juga ikut terbakar.
Diduga karena masih ada sisa api bensin di mulutnya, api pun membesar.
Editor : Nyoman Suarna